HOME » BERITA » BERAKSI DI 9 MASJID BERBEDA, MALING SPESIALIS TEMPAT PARKIR NYAMAR JADI JEMAAH SALAT

Beraksi di 9 Masjid Berbeda, Maling Spesialis Tempat Parkir Nyamar Jadi Jemaah Salat

Polisi bekuk komplotan maling motor spesial tempat parkir di Masjid.

Rabu, 06 Mei 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Beraksi di 9 Masjid Berbeda, Maling Spesialis Tempat Parkir Nyamar Jadi Jemaah Salat
Komplotan maling motor di Probolinggo dibekuk (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Komplotan maling spesialis tempat parkir di Probolinggo dibekuk Tim Buru Sergap Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Senin (4/5/2020). Komplotan terdiri dari tiga orang itu sudah melancarkan aksinya di 9 halaman masjid berbeda.

Dilansir dari Merdeka.com, Rosi (25) warga Malasan Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo berlaku sebagai eksekutor. Sedangkan Dila Mahendra (26) warga Pesawahan, Kabupaten Probolinggo dan Rohman (23) warga Ranuyoso, Kabupaten Lumajang bertindak sebagai penadah.

Tersangka mengaku melakukan pengintaian terlebih dahulu sebelum beraksi selama beberapa menit. Begitu korban sedang salat, tersangka membawa kabur motor incarannya.

1 dari 2 Halaman

Kasus ini terkuak setelah ada laporan kehilangan motor di halaman masjid di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Dari laporan itu, polisi kemudian mengembangkan kasusnya.   

Dari tangan Rosi, polisi mengamankan 5 unit motor berbagai merek, puluhan surat kendaraan, plat nomor yang sudah dipreteli, serta kunci T.

 

2 dari 2 Halaman

Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Tegus Santoso menjelaskan, pihaknya terus mengembangkan kasus pencurian ini. Satu tersangka lain yang berinisial AB hingga kini masih diburu.

"Kedua pelaku ini melakukan aksinya dengan berpura-pura menjadi jemaah salat. Setelah itu mengambil motor jemaah menggunakan kunci T," jelas Teguh, Senin (4/5/2020).

Pihak kepolisian mengimbau supaya masyarakat selalu waspada saat memarkir kendaraan di tempat umum. Pasalnya, tindak kriminalitas di tengah pandemi COVID-19 dan menjelang lebaran seperti saat ini menunjukkan tren peningkatan di berbagai daerah.

BERI KOMENTAR