HOME » BERITA » BERBEDA DENGAN SIMPATIK, OPERASI PATUH TIDAK ADA AMPUN BAGI PELANGGAR

Berbeda dengan Simpatik, Operasi Patuh Tidak Ada Ampun Bagi Pelanggar

Berbeda dengan Operasi Simpatik, Operasi Patuh Jaya akan melakukan tindak penilangan dan mengkandangkan kendaraan tanpa surat.

Jum'at, 24 Juli 2020 21:15 Editor : Nazarudin Ray
Berbeda dengan Simpatik, Operasi Patuh Tidak Ada Ampun Bagi Pelanggar
Ilustrasi penilangan terhadap pelanggar lalu lintas (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya sejak senin Senin (20/7) di sejumlah wilayah DKI Jakarta.

Seperti disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, operasi ini melibatkan ribuan personel dan siap menilang pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Kita tetap fokus ke-15 pelanggaran yang menjadi rawan kecelakaan," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, seperti dilansir NTMC Polri.

1 dari 3 Halaman

Namun tidak sedikit pemilik kendaraan yang bertanya-tanya ada berapa banyak jenis razia dan operasi yang dilakukan Polri. Sedikitnya ada tiga jenis operasi yang sering dilakukan oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polri, yakni Simpatik, Zebra, dan Patuh.

Berbeda dengan Operasi Simpatik, di mana petugas hanya mengecek kelengkapan surat-surat dan SIM, dalam operasi ini, petugas hanya menegur, tidak melakukan penilangan.

Pada Operasi Patuh petugas tidak akan memberi ampun bagi pelanggar lalu lintas. Sedangkan bagi pemilik kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat sah, kendaraan akan dikandangkan.

2 dari 3 Halaman

Pada dasarnya Operasi Patuh dan Zebra memiliki kesamaan, yakni berupa penilangan bagi pelanggar lalu lintas, termasuk mereka yang SIM-nya mati, tertinggal atau tidak punya SIM.

Kegiatan Operasi Zebra diadakan di lokasi-lokasi tertentu. Sasarannya adalah wilayah yang kerap terjadi pelanggaran lalu lintas.

"Kalau Zebra, kita ada beberapa wilayah yang kami buat TO, target operasi. Jadi karena di situ pelanggaran terus, kita bikin (Operasi Zebra). Kalau ada razia, di situ ada operasi (Zebra). (Operasi Zebra ini diadakan) karena ada laporan dari masyarakat, 'oh di sini sering terjadi laka (kecelakaan) Pak'," kata Kompol Yuliati, Kasubag Pers Polres Jakarta Barat dalam kesempatan lalu.

3 dari 3 Halaman

Operasi-operasi yang dilakukan jajaran Kepolisian menurut Yuliati sebenarnya diadakan secara bertahap, dan Operasi Patuh adalah operasi yang disertai penindakan tegas.

"Misalnya mobil atau motor tanpa surat pasti ditindak. Motor bodong, angkut. Jadi sifatnya tidak langsung tindak. Awalnya kami tegur, baru setelah itu (operasi Patuh) tindak," ujarnya.

BERI KOMENTAR