HOME » BERITA » BERBEKAL KURIKULUM APM, MANTAN SISWA SMK INI BUKA BENGKEL SENDIRI

Berbekal Kurikulum APM, Mantan Siswa SMK Ini Buka Bengkel Sendiri

Menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan agen pemegang merek (APM) roda dua selain menambah wawasan juga menumbuhkan jiwa wirausaha bagi siswa-siswa SMK jika mereka kelak lulus sekolah. Hasilnya pun bisa bisa terlihat pada M. Fohan Budiman, lulusan tahun 2013 dari SMKN 5 Kabupaten Tangerang.

Minggu, 10 Februari 2019 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Bengkel mantan siswa SMK binaan APM (Istimewa)

OTOSIA.COM -
Menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan agen pemegang merek (APM) roda dua selain menambah wawasan juga menumbuhkan jiwa wirausaha bagi siswa-siswa SMK jika mereka kelak lulus sekolah. Hasilnya pun bisa bisa terlihat pada M. Fohan Budiman, lulusan tahun 2013 dari SMKN 5 Kabupaten Tangerang.

Pria lulusan salah satu sekolah binaan main dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) dan didukung PT Astra Honda Motor (AHM) ini kini mengelola bengkel sepeda motor milik sendiri. Bengkel dengan nama Fadlan Motor yang berada di wilayah Tangerang ini merupakan buah dari tekad kuat Budiman usai mempelajari kurikulum dan memanfaatkan fasilitas binaan main dealer saat masih bersekolah.


"Beruntung bisa mengelola usaha bengkel sendiri berkat bantuan Wahana dan AHM. Dengan tekad dan keinginan saya mencoba menawarkan lokasi yang saya miliki untuk dibantu pembagunan bengkel sepeda motor, dan kini alhamdulillah berjalan," papar Fohan Budiman.

Ditambahkannya tidak hanya dapatkan peralatan bengkel, bantuan untuk merenovasi serta stok part juga lengkap diberikan.


Program ini akan terus terus dikembangkan dalam rangka mendukung lulusan SMK TBSM. Selain Fohan Budiman, Wahana saat ini telah melakukan pembinaan 13 bengkel lulusan SMK Binaan yang tersebar di wilayah jakarta dan Tangerang. Tidak hanya berikan bantuan, Wahana juga tetap memantau hingga melakukan pembinaan untuk berikan layanan terbaik untuk sepeda motor konsumen yang ditangani.

"Kami ingin bersikap total, dukungan ini kami berikan selain mendukung kebijakan pemerintah tentang Vokasi, kami ingin dukungan ini dapat membangun kualitas dan kemampuan lulusan SMK," jelas Group Head of Coporate Communication Wahana, Taryudin.


Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda motor merupakan program yang dapatkan perhatian serius dari main dealer dan AHM, hingga kini Wahana telah membina 53 SMK yang tersebar di Jakarta dan Tangerang. Tidak hanya kualitas pendidikan dan fasilitas belajar, lulusan juga diberikan jalur untuk dapat berkarya baik sebagai sumber daya manusia di jaringan AHASS dan tidak menutup kemungkinan dapatkan dukungan untuk miliki usaha bengkel sendiri.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR