HOME » BERITA » BERBURU MOBIL BARU PASCA RELAKSASI PAJAK, PERTIMBANGKAN HAL YANG SATU INI

Berburu Mobil Baru Pasca Relaksasi Pajak, Pertimbangkan Hal yang Satu ini

Relaksasi PPnBM nol persen menjadi godaan untuk membeli mobil baru. Meski harganya menjadi lebih murah, melindungi mobil dengan asuransi menjadi pertimbangan penting.

Rabu, 24 Maret 2021 18:15 Editor : Nazarudin Ray
Berburu Mobil Baru Pasca Relaksasi Pajak, Pertimbangkan Hal yang Satu ini
Ilustrasi berburu mobil baru di pameran otomotif (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pemerintah akan melebarkan relaksasi PPnBM nol persen pada kendaraan-kendaraan 2500cc. Ini menjadi semacam kabar gembira bagi masyarakat yang berkeinginan membeli mobil baru.

Lantaran tidak murah, sebelum memutuskan membeli, pikirkan kembali apakah saat ini sedang butuh mobil atau hanya ingin memiliki atau menggantinya karena sudah bosan.

Mobil seharga ratusan juta rupiah belum tentu menjadi pilihan yang tepat untuk dibeli saat ini. Aset berupa kendaraan ini membutuhkan biaya perawatan dan operasional yang tidak sedikit.

Di samping itu, mobil juga bukan merupakan aset investasi melainkan aset yang terus mengalami depresiasi nilai dari waktu ke waktu.

"Membeli mobil tentu tidak bisa dilakukan secara impulsif hanya karena ada diskon. Karena itu wajib melakukan perencanaan keuangan terlebih dulu sebelum membelinya," buka Aulia Akbar CFP, financial educator dan periset Lifepal.

Hal lain yang perlu menjadi pertimbangan, sebagian besar dari kita terpaksa bekerja di rumah akibat pandemi COVID-19. Hal ini pun memunculkan pertanyaan, apakah mobil yang nanti dibeli akan kita pakai secara rutin?

"Ketahuilah bahwa, mobil tak terpakai juga membutuhkan perawatan. Apakah pemiliknya bersedia membayar biaya-biaya perawatan, asuransi mobil, sekaligus pajak tahunannya? Jika Anda belum siap dengan pengeluaran ini, jangan memaksakan diri untuk membelinya," tukasnya.

1 dari 4 Halaman

Asuransi

Jika pun tetap membeli, pastikan untuk melindungi kendaraan. Segala macam risiko yang berpotensi menimpa mobil tentu akan menimbulkan biaya yang besar. Sangat disarankan untuk melindungi mobil dengan asuransi mobil.

"Asuransi tujuan nya manajemen resiko, karena kita punya aset mobil yang harganya tidak murah. Satu satu alat yang melindungi mobil secara finansial adalah asuransi. Kalau pasang perangkat anti maling, hanya menghambat mencuri mobil kita, jika akhirnya mobilnya tetap dicuri, duit yang beli mobil hilang semua," terang Aulia Akbar.

2 dari 4 Halaman

Pameran otomotif

Di sisi lain, jika sudah dilindungi dengan asuransi, pemilik kendaraan menjadi lebih tenang karena aset yang dicuri bisa kembali.

"Kalau dengan asuransi bisa kembali uang kita karena risiko yang dialami, seperti kehilangan kendaraan, tabrakan dan sebagainya akan dialihkan ke perusahan asuransi. Dia (perusahaan asuransi) yang akan melakukan managemen risikonya. Jadi kita tidak terkena risiko finansial," paparnya.

 

3 dari 4 Halaman

Manurut Akbar, beberapa komponen yang harus di ketahui berkaitan dengan besaran premi asuransi mobil. Pertama adalah wilayah (domisili mobil Anda), kedua adalah kategori harga mobil, dan yang terakhir adalah jenis asuransi yang dipilih yaitu All Risk (comprehensive) atau Total Loss Only (TLO).

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75 persen dari harga mobil.

Sementara itu, asuransi comprehensive memiliki beberapa tambahan manfaat sebut saja seperti perlindungan banjir, kerusuhan, dan lain sebagainya.

Namun besarnya premi asuransi dipengaruhi tiga hal, yakni harga mobil, wilayah mobil terdaftar, dan jenis perlindungan. Contohnya, harga mobil Rp 200 juta, wilayah terdaftar Jakarta, Jawa Barat dan Banten, jenis perlindungan all risk, maka premi mulai dari Rp 4,9 juta per tahun, dan premi bulanan Rp 411.666.

"Atau misalnya harga mobil Rp 250 juta, wilayahnya di Jakarta, Jabar dan Banten, perlindungan katakanlah all risk atau komprehensif, preminya mulai dari Rp 5,2 juta per tahun. Bisa tidak kredit per bulan? Bisa, kalau dia punya kartu kredit. Kalau wilayah Sumatera berbeda lagi kayak Medan Rp 5,4 juta," tuturnya.

4 dari 4 Halaman

Itulah beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan saat membeli mobil baru. Satu hal lagi yang patut diketahui adalah, pastikan memiliki garasi untuk mobil baru yang dibeli

Tidaklah baik memarkir mobil di luar garasi, faktor cuaca tentunya akan sangat mempengaruhi kondisi eksterior mobil. Belum lagi, risiko baret juga lebih tinggi mengingat kita memarkirnya di luar rumah.

"Karena asuransi sifatnya cost atau biaya yang harus kita keluarkan untuk managemen risiko, maka asuransi bukan investasi, bukan tabungan. Ibarat kita bayar bodyguard untuk amanin toko biar kita tidak kemalingan. Carilah asuransi yang punya premi murah tapi perlindungannya maksimal," pungkasnya.

BERI KOMENTAR