HOME » BERITA » BEREDAR WACANA PEMBATASAN LOKAL JELANG BERAKHIRNYA PSBB JAKARTA

Beredar Wacana Pembatasan Lokal Jelang Berakhirnya PSBB Jakarta

Menjelang berakhirnya PSBB, muncul wacana Pembatasan Sosial Berskala Lokal atau PSBL yang diutarakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza.

Rabu, 03 Juni 2020 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Beredar Wacana Pembatasan Lokal Jelang Berakhirnya PSBB Jakarta
Mural di Jalan Darul Maarif (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

OTOSIA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta sudah diperpanjang beberapa kali. PSBB Jakarta akan berakhir pada Juni 2020, jika Pemerintah DKI Jakarta tak memperpanjangnya lagi.

Dilansir dari Merdeka.com, menjelang berakhirnya PSBB di Jakarta, kini muncul wacana Pembatasan Sosial Berskala Lokal atau PSBL. Wacana ini dilontarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza yang menyatakan ada 62 RW diproyeksikan menerapkan PSBL.

Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat, Erizon Safari menilai penerapan PSBL merupakan kewenangan lurah atau camat.

"Kalau teknis saya serahkan ke Pak Camat dan Pak Lurah yang lebih paham," ujar Erizon Safari, Selasa (2/5/2020).

1 dari 1 Halaman

Erizon menjelaskan tidak semua RW di Jakarta Pusat menerapkan PSBL. Sebab, berdasarkan statistik yang dimiliki Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, kasus sebaran aktif Covid-19 tidak merata di setiap RW. Jika PSBL diterapkan, pertimbangan fakta lapangan perlu diperhatikan.

"Apakah tempat tersebut akan dilakukan PSBL ataupun mungkin ada tempat lain sebagai tempat tambahan karena bisa jadi di lapangan itu berbeda dengan data statistik ya. Jadi kita tetap minta koordinasi camat lurah," tandasnya.

Sementara itu anggota DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menilai wacana kebijakan PSBL tidak tepat. Menurutnya, sulit membatasi pergerakan warga hanya di RW. Untuk itu diperlukan ketegasan ekstra dan selama ini tidak ditemukan dalam penerapan kebijakan Pemprov DKI.

"PSBL terkesan hanya wacana, seperti KSBB yang tidak jelas juntrungannya," kata Gilbert.

BERI KOMENTAR