HOME » BERITA » BERI DUKUNGAN NYATA, PEMERINTAH AKAN JADIKAN MOBIL LISTRIK KENDARAAN DINAS

Beri Dukungan Nyata, Pemerintah Akan Jadikan Mobil Listrik Kendaraan Dinas

Dukung pengembangan mobil listrik di dalam negeri, pemerintah bakal menjadikan mobil listrik kendaraan dinas

Jum'at, 09 Oktober 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Beri Dukungan Nyata, Pemerintah Akan Jadikan Mobil Listrik Kendaraan Dinas
Tesla hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 (Herdi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Industri kendaraan ramah lingkungan berbasis baterai, seperti mobil listrik semakin bertumbuh di Indonesia. Pemerintah pun terus memberi dukungan. Nantinya hal itu akan dibuktikan melalui berbagai tahapan yang telah direncanakan.

Melansir Liputan6.com, dijelaskan Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake, dukungan untuk terus mengembangkan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) ini dengan memberikan insentif khusus kepada pabrikan atau industri yang mengembangkan KBLBB, dan terus mendorong pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Bahkan, pihaknya sudah mengklaim mendapatkan investor asing yang akan membangun industri skala besarnya di Indonesia.

"Kita pun, setahap demi setahap akan mengganti kendaraan dinas menjadi KBBLB," jelas Ayodhia, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Rabu (7/10/2020).

1 dari 2 Halaman

Terkait KBLBB yang direncanakan menjadi kendaraan dinas Kementerian/Lembaga/BUMN/D, maka diperlukan Surat Edaran dari institusi terkait, dan ditargetkan mulai 2021 hingga tahun 2024 sudah terwujud. Sementara, KBLBB roda dua produksi dalam negeri sudah masuk ke dalam e ? catalogue inovasi.

Sementara itu, untuk insentif mobil listrik baterai ini juga, beberapa Pemerintah Daerah juga telah memberikan insentif untuk KBLBB seperti DKI Jakarta, Bali, dan Jawa Barat. "Seperti Pemprov DKI, yang tidak mengenakan/membebaskan biaya bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk KBLBB," tegasnya.

2 dari 2 Halaman

Bebas Uang Muka

Adapun, mulai 1 Oktober 2020, Bank Indonesia (BI) membebaskan uang muka untuk kendaraan yang bewawasan lingkungan, yaitu KBLBB, menurut BI kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian. Dan pemerintah juga akan memasukkan KBLBB ke dalam e-catalogue. Selain juga dengan adanya perusahaan transportasi online dan perusahaan taksi nasional yang menggunakan KBLBB sebagai bagian dari armadanya.

Hyundai diketahui telah berinvestasi KBLBB. Selain raksasa otomotif asal Korea Selatan tersebut, pemerintah terus berupaya untuk menggaet pabrikan lain. Bahkan pemerintah melalui Menko Marves Luhut B. Pandjaitan telah berkomunikasi dengan pabrikan asal Jerman dan Tesla.

?Khusus untuk Tesla, pihak Tesla secara informal sudah menghubungi pak Menko Luhut, tetapi ini masih tahap awal dan belum terlalu detail. Kita perlu diskusi lebih lanjut bersama pihak Tesla,? pungkas Plt Deputi Ayodhia.

BERI KOMENTAR