HOME » BERITA » BERKENDARA DI IBU KOTA BIKIN EMOSI? IKUTI CARA INI

Berkendara di Ibu Kota Bikin Emosi? Ikuti Cara Ini

Selasa, 21 Agustus 2018 22:30 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Insurance Journal

OTOSIA.COM - Kepadatan lalu lintas di jalanan Ibu Kota sepertinya selalu bisa memancing emosi. Terlebih saat rush hour, yang mana semua orang ingin cepat sampai tujuan dan membunyikan klakson terus menerus.

Seperti dilansir Hyundai, berkendara di jalan raya tak perlu cepat emosi, karena dalam keadaan marah, maka akal sehat jadi tertutupi nafsu amarah yang dapat meledak-ledak sehingga menguras energi.

Apabila sudah emosi, maka hal-hal yang sebenarnya tidak perlu terjadi atau bahkan merugikan kita sendiri. Terlebih penyesalan akan muncul setelah kerugian terjadi baik di sisi orang yang marah sendiri maupun pengguna jalan lain.

Untuk itu, ada baiknya mencegah timbul amarah berlebihan dengan menerapkan perilaku berkendara defensive driving.

Cara ini merupakan teknik mengemudi yang mengutamakan pencegahan terhadap terjadinya berbagai kemungkinan buruk, khususnya di jalan raya.

Salah satu yang diterapkan dalam defensive driving yaitu setiap pengemudi atau pengendara berbagai jalan dengan yang lainnya, baik itu kepada penjalan kaki atau pengemudi truk dan bus.

Defensive driving juga mengajarkan pengemudi untuk mengontrol emosi agar tidak mudah terpancing perilaku pengemudi lain.

Oleh sebab itu, hindarilah berkendara secara agresif, karena cepat tidak berarti harus agresif. Sebaliknya, mengemudi agresif justru dapat mencelakakan baik diri sendiri, ataupun pengguna jalan lain.

Jika kondisi jalan macet, maka hal yang perlu dilakukan adalah bersabar. Sebab, macet juga dapat memicu kelelahan.

Maka, tetaplah berkendara dengan pikiran positif sehingga tak membuat lelah badan.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR