HOME » BERITA » BERKENDARA SAAT MUSIM HUJAN, PERHATIKAN 6 HAL INI AGAR AMAN DAN NYAMAN

Berkendara Saat Musim Hujan, Perhatikan 6 Hal ini Agar Aman dan Nyaman

Berkendara saat musim hujan memerlukan kewaspadaan tinggi. Selain memeriksa kembali lampu-lampu, ban, dan jaga jarak, pemilihan kaca film dalam cuaca demikian sangat penting.

Rabu, 03 November 2021 19:45 Editor : Nazarudin Ray
Berkendara Saat Musim Hujan, Perhatikan 6 Hal ini Agar Aman dan Nyaman
Ilustrasi berkendara saat mulai turun gerimis (VKool)

OTOSIA.COM - Saat ini Indonesia telah memasuki musim penghujan, mulai dari intesintas ringan hingga lebat. Berkendara pun dituntut penuh kehati-hatian dan ekstra waspada. Pasalnya, selain jalan menjadi licin, pandangan pengemudi juga terbatas.

Terkait visibilitas saat hujan, pemilihan kaca film yang tepat sangat dianjurkan. Kaca film pada kendaraan mempunyai fungsi selain menolak sinar matahari, juga bisa mengganggu visibilitas saat berkendara di cuaca hujan.

Sebab visibilitas saat berkendara di musim hujan jelas sangat berbeda dengan kondisi cuaca normal.

1 dari 7 Halaman

"Jalan licin, jalan rusak ditambah lagi visibilitas yang tak baik dari dalam kabin, wajib diperhatikan selain kondisi teknis di kendaraan. Maka dari itu kita harus menyiapkan kondisi berkendara terbaik di kendaraan kita sebelum berkendara di musim hujan," buka Linda Widjaja, Vice President PT VKool Indo Lestari, Rabu (3/10/2021).

Terkait dengan kenyamanan dan keamanan berkendara saat hujan, VKool berbagi tips. Berikut 6 tipsnya:

 

2 dari 7 Halaman

Tekanan Udara Ban

Tekanan udara pada ban perlu dipastikan aman saat jalanan licin. Ini penting untuk menjaga kestabilan mobil dan menghindari tergelincir.

Pemilihan kaca film yang tepat membantu visibilitas (VKool)

Untuk tahu berapa tekanan angin yang direkomendasikan bisa dilihat di pilar pintu pengemudi. Jika ban sudah tipis, sebaiknya diganti. Ini mengakibatkan grip berkurang dan pembuangan air jadi minim. Selain itu gejala aquaplannig atau ban tak menapak di jalan basah bisa terjadi.

 

3 dari 7 Halaman

Cek lampu kendaraan

Di saat pandangan terbatas karena hujan, cahaya lampu sangat membantu mendeteksi obyek di depan. Karena itu pastikan kondisi semua lampu mobil berfungsi dengan baik. Lampu yang perlu dicek adalah head lamp jarak dekat dan jauh, lampu sign (tanda) dan lampu darurat. Semua lampu tersebut punya fungsi masing-masing saat hujan.

Bagian-bagian yang harus dicek adalah pelindung lampu, untuk memastikan kondisi kebersihannya. Cek apakah ada debu atau kotoran karena bisa mengurangi efektivitasnya.

Lalu cek bagian arah lampu, misalnya headlight agar lebih jelas dalam melihat sekitar dan pengendara lain melihat mobil Anda. Jangan sampai headlight yang Anda mengganggu penglihatan pengendara lain. Ketika hujan, pengendara lain dan juga Anda mengalami gangguan yang sama.

 

 

4 dari 7 Halaman

Jaga jarak

Saat berkendara di jalan basah menjaga jarak sangat dianjurkan. Jika berkendara di malam hari atau siang ketika hujan suasana menjadi gelap. Kondisi demikian menuntut pengemudi lebih berhati-hati dalam berkendara.

Saat hujan waspadai gejala aquaplanning (VKool)

Menjaga jarak kendaraan di atas jarak normal menjadi salah satu tindakan yang tepat selama berkendara ketika hujan. Biarkan mobil di depan menjauh dengan jarak sekitar 6 detik dari mobil Anda, atau hingga di luar jarak pandang Anda.

 

5 dari 7 Halaman

Perhatikan tepi jalanan

Struktur jalan biasanya selalu sama, makin ke pinggir makin tidak rata dan mudah rusak. Cara mengantisipasi kondisi jalan seperti ini adalah hindari berkendara di bagian sisi tepi jalan.

Bagian pinggir jalan tersebut strukturnya lebih rendah dibanding bagian tengah. Saat kena air hujan dan kondisi jalanan basah, seringkali timbul genangan air apalagi jika hujan deras.

Untuk menghindari genangan air, pilih bagian tengah jalan karena biasanya lebih kering dan air tidak terlalu dalam. Terlalu mengambil pinggir jalan dalam kondisi basah juga berpotensi membuat kendaraan selip atau terperosok keluar. Terlebih jika marka pembatas jalan tidak terlalu jelas terlihat.

 

6 dari 7 Halaman

Jarak pandang

Pastinya saat mengemudi di tengah hujan jangan sampai pandangan terhalang. Cara yang bisa dilakukan adalah membersihkan kaca mobil depan dan belakang dari berbagai kotoran yang menempel.

Tingkat kegelapan kaca film dianjurkan tidak lebih dari 40% (VKool)

Jangan lupa juga untuk membersihkan kaca film di bagian dalam. Meskipun dipasang di bagian dalam, seringkali kaca film tersentuh tangan, sehingga kaca film menjadi berminyak.

Urusan merawat kaca film bukan perkara yang sulit. Anda cukup membersihkannya secara rutin. Cara ini pun tidak membutuhkan cairan khusus.

Pasalnya cairan yang tidak jelas berpotensi merusak kaca film, yang bisa jadi mengandung bahan kimia tertentu. Sebaiknya bersihkan saja menggunakan air biasa. Jika ada noda, bisa dibilas dengan air lalu dilap hingga bersih dan kering.

Pilihlah lap yang tepat. Sebaiknya menggunakan lap lembut dan bersih yang belum digunakan untuk membersihkan bagian bodi mobil lain.

 

7 dari 7 Halaman

Pilih kaca film bening berkualitas

Selain itu, gunakan kaca film berteknologi tinggi dengan tampilan yang bening. Salah satunya bisa memilih VKool VK70, yang memiliki penerusan cahaya tampak mumpuni. Dengan demikian pengendara dapat menikmati pemandangan yang leluasa dan visibilitas yang baik pada siang maupun malam hari.

Selain itu disarankan memilih kaca film yang baik dengan tingkat kegelapan tidak lebih dari 40% untuk kaca depan. Sebab penggunaan kaca film dengan kegelapan di atas 40% bisa mengurangi pandangan terutama jika malam hari dan atau pada saat hujan.

"Sangat penting untuk memperhatikan soal visibilitas, karena kalau visibilitas tidak bagus, maka otomatis membuat kewaspadaan berkendara akan berkurang. Pemilihan kaca film sangat penting. Jika terlalu gelap, pandangan akan terganggu ataupun buram. Pastikan kaca film yang digunakan berkualitas baik, sehingga kejelasan daya pandang yang dihasilkan tidak berkurang," tutup Linda.

 
BERI KOMENTAR