HOME » BERITA » BERLAKU KETAT, INI 10 PEMBATASAN SELAMA PSBB JAKARTA 11-25 JANUARI 2021

Berlaku Ketat, Ini 10 Pembatasan Selama PSBB Jakarta 11-25 Januari 2021

Selama dua minggu ini, PSBB akan dievaluasi untuk melihat efektifitasnya dalam menekan angka positif COVID-19. Berikut hal-hal yang dibatasi.

Minggu, 10 Januari 2021 10:30 Editor : Nurrohman Sidiq
Berlaku Ketat, Ini 10 Pembatasan Selama PSBB Jakarta 11-25 Januari 2021
Ilustrasi Lalu Lintas Jakarta (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. kembali menarik rem darurat dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah angka kasus positif Corona (COVID-19) di Jakarta tidak kunjung turun. PSBB kali ini disebut Anies akan berlaku ketat dan mulai efektif pada tanggal 11-15 Januari 2020 nanti.

Selama dua minggu ini, PSBB akan dievaluasi untuk melihat efektifitasnya dalam menekan angka positif COVID-19. Ia pun sempat menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan PSBB akan diperpanjang bila kasus pandemi tidak juga mereda.

1 dari 3 Halaman

"Kita lakukan (PSBB ketat) selama dua pekan ke depan. Kalau berhasil, maka kita tidak harus memperpanjang. Tapi bila tidak, kita terpaksa harus memperpanjang supaya benar-benar tuntas," jelas Anies dalam konferensi pers di Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).

Anies pun meyakini bahwa kasus COVID-19 ini sebenarnya bisa ditekan bila masyarakat tidak keluyuran atau beraktivitas di dalam rumah. Selain itu, pemerintah akan melakukan testing, tracing dan treatment.



2 dari 3 Halaman

Berikut hal-hal yang dibatasi selama PSBB Ketat Jakarta 11-25 Januari:

1. Tempat kerja melakukan 75 persen berkerja dari rumah atau Work From Home.

2. Proses belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh.

3. Sektor esensial bisa berjalan 100 persen dengan protokol kesehatan ketat. Sektor esensial itu mulai dari, kesehatan, keuangan, hingga perbankan.

4. Sektor konstruksi bisa berjalan 100 persen dengan prokes ketat.

5. Pusat perbelanjaan kita lanjutkan beroperasi sampai pukul 19.00.

6. Restoran hanya boleh menerima dine-in sampai pukul 19.00 dengan kapasitas 25 persen. Namun, boleh take away 24 jam atau sesuai jam operasional

7. Tempat ibadah tetap diberi batasan kapasitas 50 persen.

8. Fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya sementara ini dihentikan.

9. Fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100 persen engan protokol kesehatan.

10. Transportasi umum seperti selama ini berjalan, yaitu dengan pembatasan kapasitas. Jam operasional kendaraan umum hingga pukul 20.00.

3 dari 3 Halaman

 

BERI KOMENTAR