HOME » BERITA » BIAR AKI KERING TAK MUDAH SOAK, BEGINI CARA PERAWATANNYA

Biar Aki Kering Tak Mudah Soak, Begini Cara Perawatannya

Berikut ini cara mudah merawat aki kering mobil agar tidak mudah soak

Kamis, 08 Juli 2021 14:15 Editor : Ahmad Muzaki
Biar Aki Kering Tak Mudah Soak, Begini Cara Perawatannya
Salah pasang kutub aki bisa berdampak negatif. (Herdi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Aki merupakan perangkat penting dalam kendaraan karena bertugas untuk menyimpang energi listrik dalam bentuk kimia. Apabila aki tak bisa menyimpan arus listrik, bisa jadi aki sudah soak.

Aki yang kering bisa menjadi penyebab kendaraan mogok atau macet. Cara memperbaiki aki kering bisa menjadi langkah untuk bisa menggunakan aki kembali.

Cara memperbaiki aki kering akan membuat aki bisa digunakan kembali, tanpa harus membeli yang baru. Cara memperbaiki aki kering juga bisa menghemat kantong, mengingat harga aki tidaklah murah. Cara memperbaiki aki kering tentunya harus dilakukan dengan hati-hati.

Selain mengetahui cara memperbaiki aki kering, penting juga memahami bagaimana cara merawatnya. Merawat aki dengan benar akan membuat fungsi aki bertahan lama. Berikut cara memperbaiki aki kering dan merawatnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu(7/7/2021).

1 dari 5 Halaman

Mengenal aki

Aki atau akumulator adalah alat elektro kimia yang dibuat untuk mensuplai listrik ke sistem starter mesin, sistem pengapian, lampu ? lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Fungsi aki mirip dengan baterai. Alat ini menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia, yang dikeluarkannya bila diperlukan dan mensuplainya ke masing ? masing sistem kelistrikan atau alat yang memerlukannya.

Di dalam aki terdapat elektrolit asam sulfat, elektroda positif dan negatif dalam bentuk plat. Ketika Aki dipakai, terjadi reaksi kimia yang mengakibatkan endapat pada anode (redquksi) dan katode (oksidasi).

2 dari 5 Halaman

Tanda aki soak

Aki yang rusak berarti ia tidak lagi bisa menyimpan arus listrik. Aki soak biasanya ditandai dengan bunyi klakson yang melemah, lampu tidak terang, waktu starter mesin jadi lebih panjang, bahkan tidak lagi bisa menggerakkan starter.

Untuk tahu aki akan soak pun sebenarnya mudah. Aki soak tidak berarti bahwa hari itu juga akan mati, tetapi sisa waktunya mungkin tidak lama, dan apesnya kita tidak tahu persis. Bunyi starter misalnya, bisa digunakan untuk menakar kondisi aki.

Jika suatu kali pengguna menstarter mobil dan merasa bahwa mesin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk menyala, maka itu bisa jadi pertanda. Kalau (starter) agak berat, lalu besoknya normal lagi ini bisa jadi tanda aki mulai soak. Selain itu, aki yang soak biasanya merupakan aki yang sudah di atas setahun.

Supaya Aki dapat dipakai lagi, ia harus diisi dengan cara mengalirkan arus listrik kearah yang berlawanan dengan arus listrik yang dikeluarkan Aki itu. Ketika Aki diisi akan terjadi pengumpulan muatan listrik.

3 dari 5 Halaman

Cara memperbaiki aki kering

Peralatan yang harus disiapkan:

1. Obeng minus.

2. Obeng plu.

3. Pisau. Bisa pisau dapur ataupun gergaji besi.

4. Air aki yang dapat dibeli di bengkel ataupun toko otomotif.

5. Solasi atau selotip dengan ukuran besar.

Cara memperbaiki aki kering:

1. Lepas aki dari tempatnya

2. Buka bagian penutup aki menggunakan pisau atau gergaji yang telah disiapkan sebelumnya. Ingat, lakukan dengan hati-hati agar pisau dan gergaji tidak melukai tangan ini cara memperbaiki aki kering yang kedua.

3. Cara memperbaiki aki kering yang ketiga perhatikan pada bagian atas aki yang terdapat tulisan ?Do Not Open? lalu gergaji bagian tersebut. Lakukan hal yang sama pada bagian samping serta belakang dari penutup aki.

4. Lepas bagian penutup pada wadah aki. Setelah terbuka, Anda akan menemukan enam lubang yang selanjutnya silahkan diisi menggunakan air aki (accu zuur) yang telah dibeli di toko otomotif sebanyak 15 mililiter.

5. Hindarkan kotak langsung cairan accu dengan kulit karena dapat menyebabkan iritasi. Jikapun terlanjur kena, segera gosok menggunakan sabun agar iritasi bisa berkurang.

6. Cara memperbaiki aki kering selanjutnya adalah setelah lubang terisi semua, tutup lubang tersebut menggunakan penutup aki. Agar merekat kuat, gunakan solasi.

7. Jika memang aki kering masih belum menunjukkan tanda perbaikan, ada baiknya Anda membongkar aki sekali lagi untuk mengamati jika ada sel-sel pada aki yang rusak.

4 dari 5 Halaman

Cara menjumper aki mobil dengan benar

1. Utamakan keselamatan, gunakan alat pengaman mata, sarung tangan, sepatu bersol karet. Pastikan melakukan jumper di ruang yang kering dan tidak dalam keadaan hujan. Jauhkan dari cairan atau bahan bahan yang mudah terbakar, serta jauh dari anak-anak.

2. Posisikan kedua kendaraan agar aki masing-masing mobil bisa sedekat mungkin dan dalam jangkauan kabel jumper, serta cukup ruang bagi anda untuk bekerja.

3. Cari dan perhatikan kutub positif dan kutub negatif aki pada mobil donor (mobil D) maupun pada mobil penerima (mobil P).

4. Bersihkan kedua kutub positif dan negatif aki di kedua mobil, pastikan terpasang kuat.

5. Kedua mobil pada posisi kunci kontak OFF.

Urutan men-jumper adalah sebagai berikut

1. Jepitkan klem kabel jumper merah ke kutub positif mobil D, hubungkan dengan kutub positif mobil P. Pastikan jepitannya kuat dan stabil.

2. Jepitkan klem kabel jumper hitam pada kutub negatif, dimulai pada mobil P lalu lanjutkan ke mobil D. Pastikan jepitannya kuat dan stabil.

3. Start mobil D, biarkan beberapa saat agar arus mengalir ke aki mobil P.

4. Coba start mobil P.

5 dari 5 Halaman

Cara merawat aki agar tidak cepat rusak

Perhatikan beban penggunaan

Salah satu cara terbaik untuk merawat aki mobil adalah dengan memerhatikan beban penggunaan aki secara berkala. Pengecekan harus dilakukan secara rutin. Pengecekan ini berguna agar kondisi aki bisa diketahui secara tepat. Pengecekan beban penggunaan aki sendiri bisa dilakukan di bengkel.

Bersihkan Aki Secara Berkala

Salah satu tips termudah dalam menjaga kondisi aki adalah dengan membersihkan aki secara berkala. Salah satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah bagian terminal aki. Terminal aki biasanya tertutup oleh debu dan kotoran. Hal ini menyebabkan hantaran listrik dari aki ke komponen mobil menjadi terhambat.

Panaskan Mobil Secara Berkala

Meski mobil tidak sedang akan dipakai namun memanaskan mesin mobil setiap hari adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Mobil yang tidak pernah dipanasi akan memberi dampak pada kondisi aki. Aki akan menjadi cepat tekor dan soak. Oleh karena itu, biasakan untuk memanaskan mesin mobil setiap hari setidaknya selama 5-10 menit.

Pastikan Ketersediaan Listrik di Dalam Aki

Cara terbaik untuk merawat aki mobil adalah dengan menjaga suplai listrik di dalam aki. Ketika mobil sulit dinyalakan, kemungkinan cadangan listrik di dalam aki sudah menipis. Oleh karena itu, segera isi ulang cadangan listrik mobil.

Penulis: Anugerah Ayu Sendari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR