HOME » BERITA » BIAR TIDAK RUGI, KONSUMEN DAN BENGKEL MODIFIKASI PERLU ADA PERJANJIAN HUKUM

Biar Tidak Rugi, Konsumen dan Bengkel Modifikasi Perlu Ada Perjanjian Hukum

Selasa, 19 Mei 2015 13:30

Biar Tidak Rugi, Konsumen dan Bengkel Modifikasi Perlu Ada Perjanjian Hukum
Street Arts Custom (Foto: Arsip Otosia)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Sejalan dengan perkembangan dunia modifikasi di Indonesia, bermunculan pula bengkel kustom yang tumbuh bagai jamur di musim hujan. Dengan prospek keuntungan menggiurkan, tak jarang bengkel yang seenaknya memperlakukan konsumen.

"Banyak oknum yang sekadar bisa menempel variasi mengaku builder atau bengkel. Padahal ini justru merugikan konsumen serta builder lain yang memang profesional," terang Arie dari rumah modifikasi Street Arts Custom.

Salah satu perlakuan yang cukup mencoreng adalah pengerjaan proyek modifikasi berdasarkan kepercayaan antara konsumen dengan bengkel. Menurut Arie hal ini justru yang dapat merusak hubungan konsumen terhadap bengkel-bengkel modifikasi. Tak jarang konsumen lebih memilih untuk memodifikasi secara otodidak.

"Selama ini bengkel banyak yang menjanjikan ke konsumen pengerjaan hanya berdasarkan omongan. Begitu konsumen mau ambil, ternyata pengerjaannya tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Dampaknya konsumen jadi enggan ke bengkel modifikasi. Akhirnya mereka modif sendiri tanpa tahu perhitungannya. Ini kan berbahaya, modif sembarangan berarti mengesampingkan faktor keamanan kendaraan sendiri," terangnya.

Untuk mengatasinya, Arie mengungkapkan bahwa bengkel perlu menerapkan sistem kontrak kerja kepada konsumen. Dengan adanya kontrak kerja, konsumen pun terlindungi oleh hukum. Yang kemudian berdampak pada semakin percayanya konsumen terhadap bengkel modifikasi karena bertindak secara profesional.

"Di dalam kontrak kerja tertulis waktu pengerjaan, biaya dan komponen yang akan digunakan. Kalau nantinya ada pebambahan di luar kontrak, tentunya bisa didiskusikan bersama konsumen. Namun, inti dari kontrak ini, konsumen mendapatkan perlindungan hukum. Seharusnya ini diterapkan semua bengkel modifikasi," ucapnya.

(kpl/fid/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-5
detail

BERITA POPULER