HOME » BERITA » BIAYA PERBAIKAN FITUR KESELEMATAN MOBIL TERNYATA MAHAL JUGA

Biaya Perbaikan Fitur Keselematan Mobil Ternyata mahal Juga

Seiring dengan perkembangan teknologi, mobil dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Mobil modern dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti

Senin, 29 Oktober 2018 19:15 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi berbagai fitur keselamatan pada mobil modern (mobilepaymentstoday.com)

OTOSIA.COM - Seiring perkembangan zaman, teknologi mobil pun saat ini menjadi semakin canggih. Sebut saja fitur keselamatan yang sudah menjadi perlengkapan standar, seperti lane-keeping assists, automatic emergency braking, blind spot monitoring, dan anti-lock brake system.

Mengutip dari Jalopnik.com dalam Liputan6.com, diperlukan sensor agar teknologi tersebut dapat bekerja sebagaimana mestinya. Sayangnya, beberapa sensor ditempatkan di daerah yang cukup berisiko. Sebut saja bumper, windshields, dan juga spion. Artinya, jika Anda tak sengaja membuat bumper penyok atau spion patah, maka Anda juga harus memikirkan biaya perbaikan sensor.

Berdasarkan hasil studi AAA, perbaikan sensor fitur keselamatan tersebut harganya cukup fantastis. Bisa saja tagihan bengkel mencapai $3.000 (setara Rp 45 juta). Dan kebanyakan pengemudi tidak siap jika harus menghadapi biaya yang besar.

Menurut AAA, salah satu biaya perbaikan yang mahal adalah windshields. Jika kacanya harus diganti, maka sistem keselamatan di balik kaca harus dikalibrasi ulang. Selain itu beberapa pabrikan mengharuskan konsumen menggunakan suku cadang asli sesuai dengan standar.

Contoh lainnya adalah sensor radar depan senilai $900 - 1.300 (setara Rp 13,6 - 19,7 juta) yang digunakan pada automatic emergency braking dan adaptive cruise control systems. Sensor radar belakang senilai $850 - 2,050 (setara Rp 12,9 - 31,1 juta) yang digunakan untuk blind spot monitoring dan rear cross traffic alert systems.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR