HOME » BERITA » BIKIN HERAN, BAPAK-BAPAK GENDONG HONDA SCOOPY SEPANJANG PANTAI DI BALI

Bikin Heran, Bapak-Bapak Gendong Honda Scoopy Sepanjang Pantai di Bali

Aksi seorang bapak-bapak menjadi sorotan netizen. Pasalnya, dalam sebuah video rekaman yang beredar bapak-bapak tersebut menggendong sepeda motor di pundaknya.

Selasa, 26 Januari 2021 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bikin Heran, Bapak-Bapak Gendong Honda Scoopy Sepanjang Pantai di Bali
Gendong motor (Instagram/dagelan)

OTOSIA.COM - Normalnya, seseorang akan menuntun sepeda motor jika terjadi sesuatu dengan tunggangannya. Misalnya, saat melintas di area yang tidak boleh menyalakan mesin, ban kempes atau kehabisan bensin.

Tapi, pria yang satu ini melakukan hal di luar nalar. Pasalnya, ia rela menggendong satu unit motor sambil jalan di pinggir pantai kawasan Pulau Bali.

Tidak tanggung-tanggung, motor yang digendong ini adalah skutik Honda Scoopy yang memiliki bobot lumayan berat. Dalam spesifikasi resminya bobot Honda Scoopy nyaris 100kg.

1 dari 3 Halaman

Tidak dijelaskan apa alasan pria tersebut menggendong motor nya sepanjang jalan. Namun, atas kejadian ini membuat netizen takjub dan terheran-heran dengan ulang orang yang satu ini.

(c) Instagram/dagelan

Dalam video yang dibagikan akun @Dagelan, sosok pria yang menggendong motor tersebut tidak terlihat kelelahan. Justru dia dengan santai menggendong Honda Scoopy di baju kanannya sambil berlalu di hadapan orang-orang.

2 dari 3 Halaman

Video yang sudah ditonton sebanyak 494.527 kali ini sontak membuat netizen melontarkan ragam komentar. "Cara mempersulit hidup," ujar salah satu netizen yang melihat video tersebut.

Namun, warganet juga banyak juga yang bertanya-tanya apakah ada larangan mengendarai motor di sekitar pantai tersebut?

Tidak diketahui lokasi di mana pria ini menggendong motornya tersebut. Namun, berdasarkan pelat nomor yang digunakan pada motor berkapasitas 110cc ini jelas terpampang DK di mana berasal dari Bali.

3 dari 3 Halaman

Penulis: Fahmi Rizki

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR