HOME » BERITA » BIKIN SIM BARU REPOT? KINI SUDAH TIDAK LAGI

Bikin SIM Baru Repot? Kini Sudah Tidak Lagi

Senin, 13 November 2017 09:00

Bikin SIM Baru Repot? Kini Sudah Tidak Lagi
Surat Izin Mengemudi (Polri)
Editor : Arry

Otosia.com - Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah dokumen yang wajib dimiliki warga Indonesia sebelum mengemudi kendaraan bermotor. Terkadang warga enggan membuatnya lantaran prosedurnya dinilai terlalu membingungkan.

Namun, kini polisi telah mempermudahnya agar pengemudi dapat memiliki SIM itu. Bisa dilakukan secara manual maupun online. Namun, sebelum membuat SIM, kita harus mempersiapkan persyaratannya.

Dilansir dari NTMC Polri, persyaratan utama membuat SIM baru adalah:
Usia :
1. SIM A Pemohon Usia 17 tahun
2. SIM B I dan B II pemohon 20 tahun
3. SIM C dan D pemohon 16 tahun
4. SIM Umum pemohon usia 21 tahun
5. Pas Photo
6. KTP Asli & Foto copy KTP (4 Lembar)
7. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Dokter

Dan tata cara pembuatan SIM baru adalah:
1. Mengisi formulir permohonan disertai foto copy KTP dan pas photo
2. Mengikuti Ujian Teori
3. Bila lulus ujian teori, maka berhak untuk mengikuti ujian praktek sesuai dengan jenis SIM yang dikehendaki
4. Bila lulus dalam ujian teori dan praktek, maka pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM
5. Demikian persyaratan dan tata cara pembuatan SIM baru secara umum, semoga menjadikan calon pembuatan sim lebih mempersiapkan apa saja yang diperlukan untuk kelancaran proses pembuatan SIM baru.

Meski demikian, kita dapat membuat atau memperpanjang SIM itu secara online. Berikut ini adalah tahap untuk mengurus pembuatan SIM online:

1. Buka laman http://sim.korlantas.polri.go.id
2. Pilih menu pendaftaran SIM Online.
3. Pilih jenis permohonan, perpanjangan atau pembuatan SIM baru. Ikuti alur pendaftaran.
4. Setelah pendaftaran sukes, pemohon dapat langsung melakukan pembayaran di ATM, EDC, atau Teller di seluruh lokasi BRI.
5. Datang ke lokasi Satpas/Gerai/SIM keliling yang telah dipilih saat pendaftaran dan jangan lupa bawa surat keterangan sehat dari dokter.
6. Identifikasi dan verifikasi data oleh pihak kepolisian (pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan).
7. Pemohon akan menjalani ujian teori dan pratik. Apabila lulus, SIM baru siap dicetak.

Selamat mencoba Otolovers!

(kpl/ary)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-11-10
detail

BERITA POPULER