HOME » BERITA » BISA DILIHAT DARI LAMPU DEPAN, BERIKUT PERBEDAAN AC DAN DC PADA SEPEDA MOTOR

Bisa Dilihat dari Lampu Depan, Berikut Perbedaan AC dan DC pada Sepeda Motor

Ada banyak hal yang perlu diketahui oleh pemilik sepeda motor. Salah satunya adalah tentang sistem kelistrikan AC dan DC pada sepeda motor.

Jum'at, 19 Februari 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bisa Dilihat dari Lampu Depan, Berikut Perbedaan AC dan DC pada Sepeda Motor
Ilustrasi perawatan sepeda motor (MPM Honda Jatim)

OTOSIA.COM - Sistem kelistrikan pada sepeda motor umumnya dibagi menjadi dua jenis, yakni Alternate Current atau AC dan Direct Current atau DC. Untuk mengetahuinya, salah satu caranya adalah melihat lampu depan sepeda motor.

Ada perbedaan yang mencolok pada lampu bagian depan motor. Tapi sebelumnya, agar tak salah ketika melakukan perbaikan sepeda motor maka pemilik perlu mengetahui perbedaan sistem kelistrikan AC dan DC.

Motor dengan Kelistrikan AC

Dirangkum Merdeka.com dari teknik-otomotif.co.id,motor dengan kelistrikan AC, umumnya bergantung pada spul yang digerakkan oleh poros engkol mesin. Untuk besar dan kecilnya listrik, tergantung dengan putaran dari mesin kendaraan.

Apabila mesin berputar tak terlalu cepat, maka lampu bagian depan akan redup atau mati. Dan sebaliknya, saat putaran terjadi, cahaya akan terang.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa lampu bagian depan motor yang menggunakan kelistrikan AC baru bisa menyala apabila mesin dihidupkan. Sementara besar kecilnya arus kelistrikan sangat bergantung pada putaran mesin motor.

1 dari 5 Halaman

Motor dengan Kelistrikan DC

Berbeda dengan motor dengan kelistrikan AC. Motor dengan kelistrikan DC arus listriknya sudah ada, bahkan sebelum mesin dinyalakan.

Listrik tersebut sudah tersedia sebelum mesin dinyalakan. Suplai listrik dialirkan dari aki ke semua perangkat di motor tersebut.

Oleh karena itu, motor yang menggunakan kelistrikan DC, lampu depannya akan menyala langsung saat kunci kontak diputar pada posisi ON. Kemudian saat mesin kendaraan dinyalakan, maka secara otomatis listrik akan bertambah, dan nyala lampu tak akan meredup.

2 dari 5 Halaman

Kelebihan Motor dengan Kelistrikan AC

Terdapat kelebihan motor dengan kelistrikan AC, di antaranya, aki yang digunakan akan lebih awet. Hal ini karena beban listrik hanya digunakan untuk starter kendaraan saja. Saat starter ditekan, barulah aki mengeluarkan listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan motor. 

Selebihnya, arus listrik dari mesin yang menyala tersebut baru digunakan untuk banyak hal, salah satunya lampu. Terdapat saklar untuk mematikan lampu utama di beberapa motor.

3 dari 5 Halaman

Kekurangan Motor dengan Kelistrikan AC

Selain kelebihan, motor dengan kelistrikan AC juga memiliki kekurangan. Kekurangan yang paling terasa yaitu pada kelistrikan. Lampu hanya mengandalkan dari gerakan mesin saja, sehingga dampaknya cahaya yang dikeluarkan lampu tak bekerja secara maksimal.

Hal tersebut tentu kurang menguntungkan bagi pengendara motor. Terlebih jika berkendara malam hari dan melewati kegelapan. 

Selain itu, apabila mesin melaju cepat dan lambat berkali-kali, cahaya lampu pun mengikuti. Arus yang tak stabil karena sering naik dan turun dengan sendirinya dapat memicu masalah pada bohlam.

4 dari 5 Halaman

Kelebihan Motor dengan Kelistrikan DC

Motor dengan kelistrikan DC juga memiliki kelebihan yang berbanding terbalik dengan kelistrikan AC. Kelebihannya yaitu lampu menyala lebih stabil meskipun mesin kendaraan belum dinyalakan. 

Lampu motor dapat menyala dengan terang lantaran menggunakan listrik yang arusnya berasal dari aki. Karena hal tersebut, listrik pun lebih stabil. 

Bagian lain dari kendaraan seperti bohlam tentunya juga lebih awet. Kemungkinan terbakar atau rusak menjadi lebih rendah.

5 dari 5 Halaman

Kekurangan Motor dengan Kelistrikan DC

Selain kelebihan, motor dengan kelistrikan DC juga memiliki kekurangan. Arus yang dipakai pada motor DC berasal dari aki, sehingga beban yang besar akan diterima oleh aki setiap saat. Bahkan sejak mesin kendaraan belum dinyalakan. 

Hal tersebut membuat aki akan lebih cepat soak. Sehingga harus sering dicek kelistrikannya agar dapat berfungsi dengan baik.

Penulis: Addina Zulfa Fa'izah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR