HOME » BERITA » BISNIS KOREA KETAT, RP 600 MILIAR MENGUCUR KE MOBIL BEKAS INDONESIA

Bisnis Korea Ketat, Rp 600 Miliar Mengucur ke Mobil Bekas Indonesia

Minggu, 13 Desember 2015 12:45

Bisnis Korea Ketat, Rp 600 Miliar Mengucur ke Mobil Bekas Indonesia
Foto: Nazar
Editor : Larasati​ ​Zu​hro

Otosia.com - Sinarmas Hana Finance menjadi satu pilihan baru bagi mereka yang berniat mencicil mobil bekas. Pilihan baru bukan berarti nama baru karena nama di depannya yang familiar memang merupakan hasil kerja sama dari salah satu pebisnis bernama besar di sektor yang sama di Indonesia.

Lembaga pembiayaan tersebut merupakan hasil kerja sama perusahaan asal Korea, Hana Financial Group, dengan Sinarmas Group. Keputusannya untuk masuk ke jual beli mobil bekas di Indonesia diperkuat oleh modal Rp 600 miliar.

"Saat ini berdasarkan kesepakatan tiga perusahaan, kami akan kasih modal Rp 600 miliar. Sampai 2016 kan Rp 360 miliar," ujar Rendy Gunadi, Direktur Bisnis Sinarmas Hana Finance lalu menyebut bahwa dana yang sudah siap di Indonesia Rp 150 miliar.

Dana itu bisa mengucur lantaran bisnis di Korea sendiri sudah ketat. Dengan mengalihkan dana ke Indonesia yang masih subur dengan jual beli mobil bekas, maka mereka bisa berkembang.

"Saat ini fokus ambil dana dari Korea. Saat ini di sana kan sudah tight sekali ya. Dia kalau lempar uang ke sini, dapat margin banyak sekali," ujarnya.

Jual -beli mobil bekas masih jadi incaran para konsumen Indonesia, mengingat daya beli terhadap mobil baru yang tidak sesubur tahun sebelumnya.

Di dealer-dealer yang bekerja sama dengan mereka, mobil yang dijual-belikan hanya produksi tahun 2000 ke atas karena aspek perawatannya masih sebatas pembelian suku cadang "fast moving" dan jumlah pembeli yang memang banyak untuk mobil pada batas tahun itu.

(kpl/nzr/lrs)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-5
detail

BERITA POPULER