HOME » BERITA » BLUE BIRD BANTAH TAWARKAN MUDIK SEHAT PSBB 2020

Blue Bird Bantah Tawarkan Mudik Sehat PSBB 2020

Beredar brosur tawaran program mudik dari Bigbird. Hal itu kini dibantah oleh pihak Blue Bird.

Rabu, 20 Mei 2020 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Blue Bird Bantah Tawarkan Mudik Sehat PSBB 2020
Beredar brosur penawaran program mudik (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Larangan mudik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) masih berlaku hingga 31 Mei 2020. Hal ini dilakukan untuk menghentikan sebaran COVID-19.

Dilansir dari Merdeka.com, tapi baru-baru ini publik dihebohkan dengan beredarnya brosur penawaran program mudik sehat oleh perusahaan transportasi Bigbird yang merupakan salah satuunit usaha dari Blue Bird Group.

Dalam brosur tersebut mudik akan menggunakan bus dengan kapasitas 54 kursi. Tetapi bus tersebut akan diisi dengan 27 penumpang saja.

Untuk biaya perjalanan mudik sehat dibanderol mulai dari Rp650.000 (one way)

berlaku untuk tujuan daerah Jawa Tengah dan sekitarnya dengan rute Tangerang - Jakarta - Semarang - Yogyakarta. Sedangkan harga Rp850.000 berlaku untuk tujuan Jawa Timur dengan rute Tangerang - Jakarta - Surabaya.

1 dari 1 Halaman

Arus mudik hanya dilayani mulai tanggal 19 Mei sampai dengan 23 Mei 2020. Sedangkan untuk arus balik dilayani pada 26 Mei sampai dengan 2 Juni 2020.

Meski demikian, Direktur Bluebird Group Adrianto Djokosoetono mengatakan, pihaknya membantah bahwa brosur tersebut berasal dari perusahaannya.

Liputan6.com

"PT Bluebird TBk dengan ini menginformasikan bahwa kami mendukung kebijakan pemerintah dalam melarang implementasi mudik sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mencegah penyebaran COVID-19," kata Adrianto saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (19/5).

Menurutnya segala bentuk komunikasi di luar hal tersebut bukan merupakan sikap resmi dari perusahaan. Mengingat pemerintah tengah berjuang melawan penyebaran wabah COVID-19 yang kian meluas.

Namun, ketika Merdeka.com menghubungi Manajemen Bluebird Group pihaknya membantah adanya program mudik sehat seperti yang tercantum di brosur. Perusahaan justru tegas mendukung langkah pemerintah untuk melarang segala bentuk kegiatan mudik di tengah wabah COVID-19.

BERI KOMENTAR