HOME » BERITA » BMW SERI 3 TERBARU LEBIH MUDAH MUNDUR KARENA FITUR INI

BMW Seri 3 Terbaru Lebih Mudah Mundur Karena Fitur Ini

BMW Seri 3 G20 kini memiliki fitur yang lebih banyak dan salah satunya membantu saat mundur.

Rabu, 10 Juli 2019 19:45 Editor : Cornelius Candra
Klik tombol < > untuk halaman berikutnya
   
BMW Seri 3 Terbaru Lebih Mudah Mundur Karena Fitur Ini
BMW Seri 3 G20 (BMW)

OTOSIA.COM - Kemacetan di jalanan Jakarta sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warganya. Karena itu, mereka kerap mencari jalan tikus atau jalur alternatif melalui gang atau jalan sempit agar lebih cepat sampai ke tujuan.

Tidak hanya dilakukan oleh pemilik mobil penumpang pada umumnya, tapi juga mobil mewah, seperti BMW. Dengan melihat hal tersebut, pabrikan asal Jerman ini memiliki teknologi reversing assistant, yang disematkan di sedan legendarisnya, BMW 330i M Sport.

"Teknologi ini dapat menyimpan manuver kendaraan untuk jarak 50 meter, dengan mengarahkan kendaraan mundur di sepanjang garis yang persis sama dengan yang baru saja diambil ketika bergerak maju," jelas Corporate Communication Manager BMW Group Indonesia, Ismail Ashlan, di sela-sela perkenalan all-new BMW Seri 3 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (10/7/2019).

Cara kerjanya, mengutip dari Liputan6.com ketika mobil melewati jalan sempit dengan kecepatan tidak lebih dari 30 km, teknologi ini akan merekam jalan yang dilalui. Ketika mobil melewati jalan buntu, ataupun halangan mobil lain, dan harus mundur ke belakang, pengemudi tinggal memindahkan transmisi ke posisi R dan mengaktifkan fungsi reversing assistant.

Setelah aktif, pengemudi hanya tinggal mengontrol laju kendaraan menggunakan rem. Pasalnya, gas dan juga roda kemudi sudah diatur secara elektrik hingga 50 meter ke balakang.

Pengemudi juga harus melihat jarak yang sudah ditempuh, karena ketika sudah melewati 50 meter, maka kendaraan akan bergerak lurus ke balakang atau pengemudi harus mengerem secara manual.

"Namun, saat bergerak mundur, kecepatannya tidak boleh lebih dari 5 kpj agar presisi. Jika kecepatan melebihi 5 kpj sampai 7 kpj, maka sistem tidak akan berfungsi dan memori jalan yang dilewati saat maju akan dihapus, karena sistem akan menilai pengemudi sudah lalai," pungkasnya.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR