HOME » BERITA » BOS GARANSINDO TABRAKAN DAN FITUR KESELAMATAN TIDAK AKTIF, JEEP LAKUKAN INVESTIGASI

Bos Garansindo Tabrakan dan Fitur Keselamatan Tidak Aktif, Jeep Lakukan Investigasi

PT DAS Indonesia Motor akan melakukan investigasi menyusul kecelakaan yang dialami bos Garansindo saat mengendarai Jeep Grand Cherokee di Tol Kanci.

Senin, 19 Juli 2021 18:05 Editor : Nazarudin Ray
Bos Garansindo Tabrakan dan Fitur Keselamatan Tidak Aktif, Jeep Lakukan Investigasi
Jeep Grand Cherokee bos Garansindo nampak ringsek bagian depan (Facebook.com/@donmemeto)

OTOSIA.COM - PT DAS Indonesia Motor akan melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan Jeep Grand Cherokee yang dikemudikan Muhammad Al Abdullah, Bos PT Garasindo Inter Global Indonesia di Tol Kanci arah Jawa Tengah pada Kamis lalu (15/7/2021).

Kabar kecelakan disampaikan Muhammad Al Abdullah melalui halaman pribadi facebooknya beberapa hari lalu.

1 dari 5 Halaman

Dalam kecelakaan tersebut sistem pengereman Active Brake Collision System (ACBS) tidak berfungsi untuk menghindari Toyota Avanza yang tiba-tiba masuk di jalurnya. Selain itu airbag pengemudi tak mengembang.

Akibatnya, Jeep Grand Cherokee yang dikemudikan Memet, sapaan akrab Muhammad Al Abdullah menabrak bagian belakang truk tronton usai membanting stir ke kiri. Insiden ini tidak memakan korban jiwa. Memet sendiri dikabarkan tidak mengalami cedera serius atas tabrakan yang menimpanya.

2 dari 5 Halaman

"Kami sebagai General Jeep Distributor Indonesia berkomitmen untuk mengawasi proses ini sebaik-baiknya, dan kami yakin dari principal kami akan melakukan penyelidikan yang komprehensif, menyeluruh dan transparan, untuk dapat menyelesaikan kejadian ini dengan baik," kata Dhani Yahya selaku COO DAS Indonesia Motor dalam keterangan resminya, Senin (19/7/2021).

Namun kata Dhani, proses investigasi sedikit memakan waktu mengingat penyebaran COVID-19 yang makin mengkhawatirkan di Indonesia.

3 dari 5 Halaman

Selain airbag sistem pengereman Active Brake Collision System tidak aktif (Facebook/@donmemeto)

"Namun agar dapat dipahami penyelesaiannya akan cukup memakan waktu dengan adanya pandemik yang membatasi pihak investigator dari principal untuk melakukan kegiatannya di Indonesia," terang Dhani.

4 dari 5 Halaman

Sebelumnya pihak DAS Indonesia Motor telah menerima pesan Whatsapp dari Memet. Pesan ini diterima langsung oleh Dhani Yahya.

"Menanggapi pesan melalui Whatsapp yang kemudian di lanjutkan melalui telepon dari pemilik kendaraan, kami berusaha melakukan kordinasi dengan beberapa pihak, salah satunya menarik mobil Jeep Grand Cherokee ini ke bangkel resmi dan sementara kami simpan untuk kebutuhan investigasi lebih lanjut. Selain itu kami memberikan initial report ke pihak principal FCA (Fiat Chrysler Automobiles) mengenai kejadian kecelakaan ini," ungkapnya.

5 dari 5 Halaman

Menurutnya FCA telah memberikan respon langsung dan meminta data tambahan, antara lain Surat Pengaduan secara resmi dari pemilik kendaraan yang dilengkapi dengan laporan Kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, DAS Indonesia Motor baru saja menerima surat pengaduan dari Memet hari Senin ini dan laporan Kepolisian pada hari Minggu kemarin. "(Surat dan laporan ini) selanjutnya akan dikirimkan ke FCA secara bersama-sama," pungkasnya.

 

 

BERI KOMENTAR