HOME » BERITA » BOS LIPPO SEBUT KENDARAAN LISTRIK AKAN BANJIRI INDONESIA 3 TAHUN LAGI

Bos Lippo Sebut Kendaraan Listrik Akan Banjiri Indonesia 3 Tahun Lagi

Kehadiran kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan lebih cepat. Pendiri Lippo Group memrediksi bahkan hanya tiga tahun lagi.

Jum'at, 29 November 2019 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bos Lippo Sebut Kendaraan Listrik Akan Banjiri Indonesia 3 Tahun Lagi
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik (Bosch)

OTOSIA.COM - Pemerintah memang tengah gencar mempercepat kehadiran kendaraan listrik. Pendiri Lippo Group, Mochtar Riadi memrediksi bahwa Indonesia akan segera dibanjiri kendaraan listrik dalam 3 tahun mendatang.

Agar tak kalah saing, dia meminta perusahaan yang banyak memproduksi baterai untuk cepat beradaptasi dengan zaman. Sebab, daya utama kendaraan listrik bersumber dari baterai.

"Dia bilang itu masih lama. Saya bilang tidak, sepeda motor dan mobil listrik 3 tahun akan banjir di sini. Harus ubah teknologi baterai, kalau tidak pabrik dia akan tutup," tegas dia di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

"Kita tidak akan cerita lagi sepeda motor bensin. 30 tahun lagi, kita cerita tentang motor listrik, mobil listrik. Mobil listrik ini semua adalah tergantung pada baterai," dia menambahkan.

Dia pun mengatakan, teknologi baterai bakal banyak menggunakan bahan berbasis grafit. Bahan tersebut jika digabung dengan molekul karbon disebutnya akan memiliki tenaga lebih besar, meski berukuran lebih kecil dan tipis.

"Dengan satu kali charge, baterai dengan bahan ini cuman butuh waktu 10 menit untuk bisa penuh. Itu bisa digunakan jalan sampai 1.000 km," jelas dia.

Oleh karenanya, Mochtar Riady mengajak produsen baterai di Tanah Air untuk gencar berinovasi membuat baterai kendaraan listrik, sehingga produk tersebut bisa diperdagangkan di pasar global.

"Bagaimana memakaikan teknologi ini untuk promosi ke internasional, ini adalah tugas kita. Gunakan teknologi supaya barang Indonesia bisa dijual di seluruh dunia. Itu yang kita kejar," imbuh dia.

1 dari 1 Halaman

Upaya Pemerintah

Bos Lippo Sebut Kendaraan Listrik Akan Banjiri Indonesia 3 Tahun LagiUpaya Pemerintah

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo pun menginginkan Indonesia mampu memroduksi baterai kendaraan listrik sendiri.

"Kita ingin dalam 2 sampai 3 tahun turunan nikel bisa ke litium baterai ini strategi bisnis negara sedang kita rancang agar Indonesia bisa jadi hub besar bagi industri mobil elektrik," ujarnya di Kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia merupakan negara kaya yang punya bahan baku sumber daya alam melimpah. Setidaknya hingga kini Indonesia memiliki nikel, kobalt dan mangan untuk dapat diolah.

"Arahnya ke sana karena kita punya nikel, kobalt, mangan dan bahan baku lain yang bisa dipakai oleh industri dalam membangun lithium baterai dan Indonesia punya cadangan nikel terbesar nomor 1 di dunia," jelas Presiden Jokowi.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, sudah mengirim beberapa menteri ke negara maju untuk belajar pengembangan litium. Beberapa negara yang dituju adalah Jerman dan Jepang.

"Strategi ini kita harus pakai untuk membangun industri mobil listrik, kita sudah kirim menteri mendekati industri-industri, besar mobil di Jepang, Jerman dalam rangka kita kembangkan litium," tandasnya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR