HOME » BERITA » BUKAN DENGAN AMBULANS, JENAZAH ANAK 4 TAHUN DIBAWA PULANG MENGGUNAKAN OJEK ONLINE

Bukan dengan Ambulans, Jenazah Anak 4 Tahun Dibawa Pulang Menggunakan Ojek Online

Video jenazah anak 4 tahun dibawa pulang dengan menggunakan jasa ojek online

Rabu, 25 November 2020 14:15 Editor : Ahmad Muzaki
Bukan dengan Ambulans, Jenazah Anak 4 Tahun Dibawa Pulang Menggunakan Ojek Online
Jenazah Anak Dibawa Pulang Menggunakan Motor. Instagram @gojek24jam ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Kejadian viral di media sosial kembali membuat publik heboh. Pasalnya ada video yang memerlihatkan ojek online sedang mengantar jenazah seorang anak ke rumah duka.

Rupanya, jenazah yang dibawa menggunakan motor itu bocah berusia 4 tahun. Diduga pihak keluarga tak memiliki biaya membawa jenazah menggunakan ambulans. Selain itu, tidak adanya fasilitas tersebut di rumah sakit.

Ternyata pihak rumah sakit hanya menyediakan ambulans bagi pasien dalam keadaan darurat saja. Ibu dari korban sebetulnya sudah menyewa pengemudi angkot, namun ditolak. Akhirnya Ia meminta bantuan tetangganya yang berprofesi sebagai ojek online.

1 dari 7 Halaman

Video Viral Jenazah Dibawa Pakai Ojol

Dilansir dari laman Instagram akun @gojek24jam, mengunggah video dua orang pria tengah berboncengan mengendarai motor ojek online.

Terlihat jenazah anak kecil yang sudah terbungkus kain batik. Jenazah itu dibopong oleh seorang pria yang duduk di belakang. Terlihat ia mengenakan helm warna hijau bertuliskan GoJek.

Poniman sang sopir ojek merupakan tetangga dari dari keluarga korban. Sedangkan yang menggendong almarhum ialah Haryanto.

"Ya Allah, ya Rabb, masih ada yang kaya gini bawa mayat di motor," ujar sang perekam video viral pertama kali.

2 dari 7 Halaman

Kronologi: Sudah Meninggal di Perjalanan

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Almarhum yang tak disebutkan namanya itu masih berusia 4 tahun. Ia sakit panas selama dua hari dan sempat diperiksakan ke Klinik Insani Cibinong pada Jumat (20/11) lalu.

Hingga pada Minggu (23/11) sekitar pukul 07.00 WIB, sang ibu membawanya lagi ke klinik yang sama. Namun sang bocah sudah dinyatakan tidak ada.

Lantaran belum percaya dengan keadaan sang buah hati, ibu tersebut membawa anaknya ke RS Permata Pertiwi Cibinong, Bogor. Barulah ia mempercayai pernyataan kedua, bahwa anaknya telah meninggal dunia.

3 dari 7 Halaman

Ditolak Angkot, Pilih Naik Ojol

Orang tua korban sempat menyewa angkot untuk membawa jenazah pulang ke rumah duka. Namun karena orang tua korban terlalu lama mengurus surat kematian anaknya, akhirnya angkot tersebut memilih pergi.

Keluarga korban meminta tolong pada Poniman selaku driver ojol Gojek, sekaligus tetangganya yang lain, Haryanto.

Setelah itu almarhum dimakamkan di sebelah rumah Kampung Kaum, Kelurahan Karang Asem Barat, Citeureup, Bogor.

4 dari 7 Halaman

Klarifikasi Terhadap Video Viral

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Masih dari lansiran yang sama. Video tersebut sudah diedit dengan rekaman suara baru yang mengklarifikasi video sebelumnya. Sempat ada penyampaian kata-kata kotor yang menjelekkan pihak rumah sakit.

Orang tersebut menyampaikan bahwa jenazah anak kecil sudah meninggal saat di perjalanan menuju rumah sakit.

"Ini mungkin saya habis ketemu satu security dari RS Pertiwi. Jadi si korban, jenazah ini, awalnya dari Insani. Dirujuk ke Pertiwi. Tapi dari perjalanan orang tersebut sudah meninggal," katanya dalam video seperti dikutip dari akun @gojek24jam.

5 dari 7 Halaman

Sudah Ditawari Ambulans

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Ia kembali mengklarifikasi, bahwa Rumah Sakit Pertiwi sudah menawarkan ambulans untuk membawa jenazah. Namun disinyalir pihak keluarga korban, tak memiliki biaya untuk sewa mobil di rumah sakit.

"Pihak Rumah Sakit Pertiwi, sudah menawarkan ambulans untuk membawa jenazah tersebut. Tapi dari pihak si orang yang meninggal ini nggak tahu kenapa, mungkin dari biaya apa gimana. Saya juga nggak tahu. Tapi pihak keluarga memutuskan membawa sendiri. Di stopin angkot pun tidak mau, karena membawa jenazah," ujarnya lagi.

"Jadi bukan ada kesalahan di rumah sakit. Sudah meninggal di perjalanan, dari Rumah Sakit Insani ke Rumah Sakit Pertiwi," tutupnya.

6 dari 7 Halaman

Reaksi Netizen

Video ini pun mendapatkan beragam komentar netizen. Mereka mengecam keras pihak rumah sakit yang tak memberikan fasilitas mobil ambulans.

"Mungkin ambulansnya kebetulan cuma 1 , kalo dipake nganter takutnya disaat bersamaan ada emergency. Jangan langsung menghujat RS nya . Dan juga setau saya ambulans dan mobil jenazah itu beda , kalo ambulans didalamnya biasa ada alat ksehatan kalo mobil jenazah justru agak kosong dalemnya supaya muat keranda," tulis @rahmadzulkar.

"Kenapa kami telat info sih pdahal unit kami pada nganggur ????????????," tulis @_muhamadalfian.

"Allah yaa Rabbi, potek banget hati liatnya ????????????????????????????????," tulis @amelliaulfa.

"Itu Ambulan PEMERINTAH KOTA apa gak ada ya..? segitu banyaknya mobil lalu lalang gak ada yg nawarin utk membantu..?? astagfirullah...????????," tulis @sibuddii.

7 dari 7 Halaman

BERI KOMENTAR