HOME » BERITA » BUKAN LCGC, HARGA RENAULT TRIBER ACAK-ACAK LAWAN?

Bukan LCGC, Harga Renault Triber Acak-Acak Lawan?

Renault Triber baru saja dikenalkan oleh MRI untuk pasar Indonesia. Tapi kehadirannya cukup menggangu mobil 7-penumpang, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Sigra, ataupun Toyota Calya.

Rabu, 17 Juli 2019 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bukan LCGC, Harga Renault Triber Acak-Acak Lawan?
Renault Triber (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Setelah melakoni debut dunia di India, Renault Triber juga dikenalkan di pasar Indonesia. Peluncuran resminya dikabarkan akan dilakukan saat GIIAS 2019.

Di India, Triber masuk kelas MPV 7-penumpang dengan ukuran di bawah 4-meter. Rupanya, kehadiran Triber cukup mengganggu mobil segemen keluarga dan hatchback di bawah 4 meter. Sebab, Triber hadir dengan penawaran 3 baris tempat duduk.

Renault mematok harga Triber Rp 110 juta sampai Rp 140 juta di pasar India. Harganya ini disebut mengacak-acak rivalnya. Lalu berapa harga di pasar Tanah Air? Belum diumumkan.

Tapi jika mengingat bahwa MPV ini akan dihadirkan secara impor, harganya jelas tak murah. Apalagi statusnya bukan LCGC dan kandungan lokal yang rendah, harga Triber bisa berada di kelas Avanza, Ertiga, dan LMPV lain. Bukan lagi sekelas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

Triber bisa jadi pilihan konsumen yang menginginkan mobil 7-penumpang seharga LMPV. Terlbih jika mempertimbangkan fiturnya yang kaya dan kekinian.

1 dari 1 Halaman

Fitur Renault Triber

Bukan LCGC, Harga Renault Triber Acak-Acak Lawan?Fitur Renault Triber

Mobil pabrikan Prancis ini mengandalkan konsep modular yang mempermudah pemilik untuk mengatur kursi belakang. Renault bahkan mengklaim Triber punya 100 konfigurasi kursi berbeda.

Kalau sedang tak membawa 7-penumpang, kursi baris ketiga bisa ditinggalkan. Renault memberikan solusi dengan mencabut kursi baris ketiga. Ketiadaan kursi belakang bisa menambah ruang bagasi hingga 625 liter.

Penumpang paling belakang juga disebut akan tetap nyaman denganadanya outlet AC terintegrasi di plafon. Kontrolnya sudah mandiri, via kenop di konsol tengah. Di tempat yang sama, ada pula power outlet untuk menyambungkan ragam peranti elektronik ke sumber daya.

Selain itu, ada fitur baru di kelasnya seperti sistem infotainment berbasis Android Auto dan Apple CarPlay. Sistem ini memaksimalkan konektivitas dengan dua jenis smartphone paling populer di dunia. Aksesnya pun canggih, menggunakan layar sentuh.

Triber juga sudah memakai engine start/stop-smart key. Fitur ini menggantikan proses aktivasi menggunakan kunci, biasanya terintegrasi dengan smart entry. PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) mengklaim, smart entrynya bukan berbentuk remot, melainkan kartu. Fitur serupa bisa ditemukan pada Renault Koleos.

Panel instrumen full digital, tersemat di depan pengemudi. Seluruh informasi pengendaraan, mulai dari putaran mesin, kecepatan, bahan bakar, maupun suhu mesin, disajikan dalam format digital. Fitur ini memang tak mahal, toh motor berharga belasan juta sudah pakai. Tapi tren layar digital di segmen LCGC maupun Low MPV nyatanya baru dimulai oleh Triber.

Serangkaian fitur itu memang membuat Renault Triber lebih menarik. Tapi apakah bisa bersaing? Mari kita lihat saja.

Sumber: OTO.com

BERI KOMENTAR