HOME » BERITA » BUKAN MOBIL, 2 KENDARAAN BUATAN LOKAL INI HARUS ABSEN DI GIIAS 2019

Bukan Mobil, 2 Kendaraan Buatan Lokal Ini Harus Absen di GIIAS 2019

Seperti pada pameran otomotif pada umumnya, setiap merek akan berlomba-lomba unjuk gigi. Begitu juga saat Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2019 dua pekan mendatang.

Rabu, 03 Juli 2019 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bukan Mobil, 2 Kendaraan Buatan Lokal Ini Harus Absen di GIIAS 2019
AMMDes saat di GIIS 2018 (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Seperti pada pameran otomotif pada umumnya, setiap merek akan berlomba-lomba unjuk gigi. Begitu juga saat Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2019 dua pekan mendatang.

Beberapa merek besar sudah digembar-gemborkan akan merilis mobil baru mereka. Tapi sampai kurang dari dua pekan dengan hari perhelatan, tak ada merek lokal yang ikut.

Padahal, pada gelaran GIIAS tahun lalu, Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau yang sering disebut mobil pedesaan melakukan debutnya, dan mendapatkan respon yang cukup positif.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi menjelaskan, AMMDes bukan mobil tapi alat mekanik pedesaan. Jadi, bukan merupakan anggota Gaikindo, dan harus absen di GIIAS 2019.

"Kembali saya tegaskan, AMMDes bukan mobil tapi alat mekanis pedesaan. Sehingga kategorinya tidak masuk mobil," jelas Nangoi, di sela-sela konferensi pers GIIAS 2019, dikutip dari Liputan6.com.

1 dari 1 Halaman

Fin Komodo

Bukan Mobil, 2 Kendaraan Buatan Lokal Ini Harus Absen di GIIAS 2019Fin Komodo

Lanjut Nangoi, AMMDes melakukan peluncuran di GIIAS 2018 sendiri karena memanfaatkan animo, serta peserta dan pengunjung sehingga AMMDes bisa terangkat untuk diketahui masyarakat.  

"Jadi selanjutnya seperti apa mungkin bisa ditanyakan kepada Kementerian Perindustrian, khususnya kepada Dirjen Ilmate. Karena AMMDes bukan mobil dan bukan anggota Gaikindo," tambahnya. 

Selain AMMDes, kendaraan lokal lain Fin Komodo juga dipastikan tidak ikut dalam pameran yang bakal berlangsung 18-28 Juli 2019 di ICE BSD. 

"Fin Komodo adalah bukan anggota Gaikindo. Statusnya sama seperti AMMDes," tandasnya. 

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR