HOME » BERITA » BUKAN SEKADAR MASALAH UANG, ADA PENYEBAB LAIN MENGAPA BMW TAK BERKOMPETISI DI MOTOGP

Bukan Sekadar Masalah Uang, Ada Penyebab Lain Mengapa BMW Tak Berkompetisi di MotoGP

Pernah penasaran tidak, mengapa ada beberapa merk motor yang terkenal dengan sepeda motor sportnya tapi tidak ada di MotoGP? Seperti BMW dan Kawasaki.

Senin, 19 Oktober 2020 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bukan Sekadar Masalah Uang, Ada Penyebab Lain Mengapa BMW Tak Berkompetisi di MotoGP
BMW di WSBK (Visordown)

OTOSIA.COM - Selain Kawasaki, BMW Motorrad juga tak ada di deretan pabrikan motor yang berkompetisi di balap kelas tertinggi, MotoGP. Padahal jika diingat, BMW memiliki BMW1000RR Superbike yang mungkin bisa untuk bersaing.

Mengapa begitu? Jika Otolovers berpikir itu soal uang, bisa jadi salah satunya.

Tapi ada hal lain yang lebih dari itu. Dikutip dari Visordown, keabsenan BMW dari MotoGP adalah karena reputasi. Ya, BMW harus menang.

1 dari 3 Halaman

Soal Reputasi

BMW adalah perusahaan yang harus menang. Reputasi itu harus tetap dipertahankan sehingga masuk ke 'kolam' persaingan MotoGP bukan pilihan.

Sedangkan MotoGP adalah persaingan yang mau tidak mau harus dialami oleh semua pabrikan. BMW disebut tak mau ambil risiko, apalagi jika memiliki kemungkinan merugikan mereknya lebih besar.

Jika BMW harus memasuki persaingan MotoGP, kemungkinan ia akan berinvestasi secara tertutup seperti yang dilakukan KTM atau menjalin kemitraan dengan tim yang ada seperti yang dilakukan oleh Aprilia dengan Gresini. Tapi tentu seperti yang sudah dialami KTM maupun Aprilia, tidak ada yang mudah atau tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan.

2 dari 3 Halaman

Selain itu, meskipun motor milik BMW memiliki DNA motor balap, kerugian masih lebih banyak ketimbang keuntungan. Motor sport versi jalanan milik BMW tak memiliki performa yang baik, karena BMW lebih mengutamakan kepraktisan dan daya tahan.

Jika pernah ingat soal BMW-Suter CRT, ada nama Colin Edward di sana yang menunggngi motor itu. Pada pertengahan musim, Edward membuat pernyataan yang mengejutkan.

"Sepeda saya adalah sampah, itu cara yang lebih baik untuk mengatakannya. Beberapa hal yang dijanjikan kepada kami belum terjadi. Saya tidak hany amencoba balapan motor, saya mencoba melakukan 100 persen pengembangan," kata Edward, dikutip dari Visordown. Edward juga dilaporkan sering mengeluh tentang performa mesin itu.

3 dari 3 Halaman

Tidak Perlu

Lagi pula, apakah dengan berkompetisi di MotoGP akan membuat konsumennya berpikir dua kali ketika membeli BMW GS? Tampaknya bukan seperti itu.

Berkompetisi di MotoGP akan memaksa BMW untuk memberikan jaminan kepada Dorna untuk bersaing dalam jangka waktu yang tidak mungkin dilakukan, karena untuk alasan yang tidak perlu.

BERI KOMENTAR