HOME » BERITA » BUNTUT IATC DIUNDUR, IMI TURUN TANGAN SIAPKAN MARSHAL DI SIRKUIT MANDALIKA

Buntut IATC Diundur, IMI Turun Tangan Siapkan Marshal di Sirkuit Mandalika

Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan menyiapkan marshal tambahan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, menyusul diundurnya balapan Asia Talent Cup.

Selasa, 16 November 2021 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Buntut IATC Diundur, IMI Turun Tangan Siapkan Marshal di Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika, Lombok (MGPA)

OTOSIA.COM - Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan menyiapkan marshal di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Hal ini merupakan buntut dari diundurnya The Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) akibat jumlah marshal tidak memadai.

Untuk penambahan personil marshal, IMI menugaskan Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor Sadikin Aksa dan Badan Pembina IMI Tinton Soeprapto yang juga pengelola Sirkuit Internasional Sentul untuk mengurus teknis implementasi di lapangan.

"IMI dan Pengelola Sirkuit Internasional Sentul akan bergotong royong dengan pengelola Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menyiapkan marshal untuk memenuhi ketentuan FIM yang mengharuskan setidaknya terdapat delapan marshal di setiap pos sirkuit. IMI dan Kedua pengelola sirkuit internasional tersebut juga akan bergotong royong dalam berbagai hal teknis lainnya terkait pemenuhan prosedur keselamatan kejuaraan," kata Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum IMI, Senin (15/11/2021).

1 dari 1 Halaman

Bambang Soesatyo (tengah) didampingi Ananda Mikola dan Tinton Suprapto

Menurut Bamsoet, IMI telah mendapat konfirmasi dari Dorna Sport dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), bahwa Pertamina Mandalika International Street Circuit tetap menjadi tuan rumah IATC 2021, yang penyelenggaraannya akan dilakukan pada 19 hingga 21 November 2021. Bersamaan dengan penyelenggaraan World SuperBike 2021.

"Sirkuit Internasional Sentul memiliki reputasi yang tidak perlu diragukan, salah satunya pernah mendapatkan The Best Organizer of the Grand Racing Event pada tahun 2008. Mereka juga memiliki segudang pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai balapan bergengsi internasional. Antara lain World Superbike pada tahun 1994,1995,1996, dan 1997, MotoGP pada tahun 1996 dan 1997, A1 Grand Prix pada 2005-2006 dan 2006-2007, serta Asia Talent Cup pada 2014, dan berbagai kejuaraan bergengsi lainnya," tutup Bamsoet.

BERI KOMENTAR