HOME » BERITA » BUNTUT PEMBERLAKUAN PSBB, DAIHATSU PANGKAS JAM KERJA KARYAWAN

Buntut Pemberlakuan PSBB, Daihatsu Pangkas Jam Kerja Karyawan

Daihatsu memberlakukan kerja hanya satu minggu dalam sebulan bagi pegawainya, menyusul pemberlakuan kembali PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta.

Senin, 21 September 2020 08:15 Editor : Nazarudin Ray
Buntut Pemberlakuan PSBB, Daihatsu Pangkas Jam Kerja Karyawan
Ilustrasi gedung Astra Daihatsu Motor (Daihatsu)

OTOSIA.COM - Buntut dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tanggal 14 September lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memangkas jam kerja pegawainya.

ADM memberlakukan kerja hanya satu minggu dalam satu bulan selama periode PSBB berlangsung. Kebijakan work from office (WFO) dan work from home (WFH) dari yang semula 50% – 50%, menjadi 25% WFO – 75% WFH sejak peraturan ini dikeluarkan.

"Daihatsu berkomitmen untuk mendukung penerapan protokol kesehatan dengan mengoptimalkan aktivitas karyawan yang bekerja di kantor menjadi 25 persen. Hal ini merupakan usaha demi meminimalisir penyebaran COVID-19 di seluruh area, sehingga karyawan tetap dapat bekerja dengan aman dan produktif," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director ADM.

1 dari 1 Halaman

Sebelumnya Daihatsu telah menggunakan sebuah aplikasi monitor internal untuk memastikan jarak antar karyawan saat bekerja di kantor selalu dalam batas aman, yakni minimal 1,5 meter.

Setiap karyawan ADM juga diwajibkan untuk melakukan deklarasi kesehatan secara mandiri dan rutin setiap harinya melalui aplikasi tersebut.

"ADM menerapkan kebijakan ini untuk mendukung peraturan pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan serta stakeholders lainnya," tutup Amelia.

BERI KOMENTAR