HOME » BERITA » BUSI SKUTIK DIPASANG DI MOTOR KOPLING DAN SEBALIKNYA, BISAKAH?

Busi Skutik Dipasang di Motor Kopling dan Sebaliknya, Bisakah?

Busi motor matic tidak bisa sembarangan dipasang di motor kopling atau sebaliknya. Sebab diameter center elektroda dan bentuk ground elektroda berbeda.

Senin, 13 September 2021 08:15 Editor : Nazarudin Ray
Busi Skutik Dipasang di Motor Kopling dan Sebaliknya, Bisakah?
Ilustrasi busi sepeda motor (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Busi yang berkualitas adalah bagian penting dalam produksi bunga api yang baik. Jadi secara umum, busi berfungsi memercikan bunga api untuk membakar campuran udara atau bahan bakar.

Kinerja mesin sangat dipengaruhi oleh pemilihan busi yang tepat. Karena itu gunakan busi yang memiliki angka panas yang sesuai dengan mesin dan syarat penggunaannya.

Nah, masih soal pemilihan busi, apakah memungkinkan busi motor matic dipasangkan ke motor koling atau jenis sport dan sebaliknya?

1 dari 3 Halaman

Perbedaan dasar busi

Soal ini Diko Oktaviano, Technical Support NGK Busi Indonesia menjelaskan. Busi dengan spesifikasi untuk matic tidak disarankan dipasang di motor kopling. Begitu juga sebaliknya. Namun pada dasarnya busi tidak bisa dibedakan dari jenis transmisinya.

"Perbedaan mendasar busi dibagi menjadi beberapa kriteria, seperti 2-tak atai 4-tak, besar kecilnya kubikasi mesin, dan teknologi mesin yang dipakai," ujar Diko. 

 

2 dari 3 Halaman

Untuk membedakannya, ukuran busi tidak menjadi patokan, namun lebih cenderung dibedakan oleh kapasitas mesin. "Biasanya untuk cc macam motor sport busi lebih ramping buat maksimalkan pendinginan sekaligus membesarkan kubikasi," jelasnya, seraya menyatakan bukan berarti busi motor matic lebih 'gemuk'.

Menurut Diko, long reach thread atau busi dengan ulir kurus kebanyakan ada di generasi motor terbaru. Karena itu dia menyarankan untuk melihat kode busi sesuai yang dianjurkan pabrikan sebelum dipasang.

3 dari 3 Halaman

Kode busi 

Lantas Diko mencontohkan perbedaan busi skutik Honda Vario dan CBR150. Pada busi NGK untuk Honda Vario berkode CPR9EA-9. Ciri utamanya diameter center elektroda lebih kecil dan bentuk ground elektroda semi silinder dengan komposisi nickel terbaru.

Sementara pada busi NGK untuk Honda CBR150 berkode CPR9EA-9, memiliki diameter center elektroda besar dan bentuk ground elektroda persegi dengan komposisi nickel lama.

"Dari situ bisa dibandingkan perbedaan busi untuk motor matic dan kopling. Ini sebagai contoh saja. Jadi saya sarankan gunakan busi yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor dan dianjurkan oleh pabrikan," imbuh Diko.

 

 
BERI KOMENTAR