HOME » BERITA » CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO INGIN POLISI LALU LINTAS TAK PERLU LAGI MENILANG

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Polisi Lalu Lintas Tak Perlu Lagi Menilang

Polri juga terus melakukan inovasi dengan dukungan teknologi, seperti penggunaan ETLE untuk mencatat pelanggaran lalu lintas. Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa polisi lalu lintas kedepan tak perlu lagi menilang, hanya perlu mengatur lalu lintas.

Rabu, 20 Januari 2021 15:45 Editor : Dini Arining Tyas
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Polisi Lalu Lintas Tak Perlu Lagi Menilang
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (DPR)

OTOSIA.COM - Salah satu tugas polisi lalu lintas adalah melakukan tindakan kepada para pelanggar lalu lintas. Tugas itu belakangan juga dibantu menggunakan teknologi berbasis elektronik atau dikenal dengan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Terkait hal tersebut, calon Kapolri Komjen Pol Listryo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum menggunakan ETLE secara bertahap. Selain itu, penggunaan ETLE disebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya penyimpangan yang dilakukan oleh anggota saat proses penilangan secara langsung.

"Mekanisme ETLE itu untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan penilangan," kata Sigit saat Fit and Proper Test di hadapan komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

1 dari 2 Halaman

Hanya Perlu Atur Lalu Lintas

Nantinya, lanjut Sigit, Polantas yang bertugas di lapangan hanya perlu mengatur lalu lintas saja tanpa melakukan penilangan jika ada pengendara yang melanggar aturan. Sebab, para pelanggar tersebut sudah otomatis tertilang dengan ETLE. Dia pun berharap, hal itu bisa mengubah ikon atau wajah Polri menjadi lebih baik lagi khususnya bagian lalu lintas.

"Saya harap kedepannya anggota lalu lintas turun di lapangan untuk mengatur lalu lintas, tidak perlu menilang. Kita harapkan hal ini menjadi ikon perubahan perilaku Polri. Khususnya di sektor pelayanan lini terdepan yaitu di lalu lintas," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Cegah Penyimpangan Anggota Polantas

Untuk mengurangi adanya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan anggota Polri itu, dia juga bertekad untuk menjadikan SDM Polri yang unggul di era Police 4.0 ini, dengan meningkatkan kesejahteraan pegawai Polri. Namun, kata dia, yang pertama kali harus dilakukan yaitu meningkatkan kuantitas serta kualitas SDM Polri, dan pengelolaan SDM yang humanis.

"Bukan hanya itu, peningkatan sistem manajemen karir berbasis kinerja serta perluasan kerjasama pendidikan dengan negara luar juga perlu," ujarnya.

Penulis: Rifa Yusya Adillah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR