HOME » BERITA » CALON PEMUDIK WAJIB TAHU, 5 KABAR TERBARU PROGRAM ANGKUTAN MOTOR GRATIS LEBARAN 2020

Calon Pemudik Wajib Tahu, 5 Kabar Terbaru Program Angkutan Motor Gratis Lebaran 2020

Ini 5 kabar terbaru mengenai Program Motis yang wajib diketahui para calon pemudik.

Sabtu, 07 Maret 2020 17:15 Editor : Ahmad Muzaki
Calon Pemudik Wajib Tahu, 5 Kabar Terbaru Program Angkutan Motor Gratis Lebaran 2020
Motis (mudikgratis.dephub.go.id)

OTOSIA.COM - Meskipun Lebaran 2020 masih cukup lama atau sekitar dua bulan lagi, tiket berbagai transportasi umum laris manis sejak Februari lalu. Antara menyebutkan, penjualan tiket KA masa lebaran 2020 di Madiun capai rata-rata 80 persen.

PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melayani penjualan tiket masa Lebaran 2020 sejak 14 Februari lalu. Tiket yang dijual untuk keberangkatan tanggal 14 Mei (H-10 sebelum lebaran) dan tanggal-tanggal seterusnya. Tiket yang dijual merupakan tiket kereta yang berangkat dan datang di Daop 7 Madiun.

Selain menjelaskan tentang tingkat penjualan tiket, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Ixfan Hendriwintoko juga menjelaskan Program Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan untuk Angkutan Lebaran 2020.

Ini 5 kabar terbaru mengenai Program Motis yang wajib diketahui para calon pemudik.

1 dari 5 Halaman

Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas

2012 Merdeka.com/imam buhori

Program Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) merupakan kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan PT KAI. Program ini bukan kali pertama dilaksanakan. Latar belakang penyelenggaraan Program Motis ialah untuk mengurangi volume kendaraan di jalan raya. Selain itu, juga untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.

Tahun 2020, kuota untuk Program Motis ditambah dengan alasan supaya lebih banyak pemudik yang bisa turut serta. Dibanding penyelenggaraannya pada 2019, kuota motor yang bisa ikut Program Motis 2020 naik sebesar 5,7 persen.

2 dari 5 Halaman

Jadwal Pendaftaran Program Motis 2020

2020 Merdeka.com/mudikgratis.dephub.go.id

Calon pemudik yang ingin ikut serta dalam Program Motis sebaiknya lekas mendaftarkan diri. Pendaftaran secara daring sudah dibuka sejak 26 Februari dan akan berakhir tanggal 14 Mei 2020. Pendaftaran dilakukan dengan mengakses mudikgratis.dephub.go.id.

Selain secara daring, calon pemudik juga bisa mendaftar langsung dengan mendatangi sejumlah stasiun. Posko Motis ada di Stasiun Jakarta Gudang, Bekasi, Jatinegara, Kemayoran, Cikarang, Tangerang, Cimahi, dan Kiaracondong. Pendaftaran bisa dilakukan di semua stasiun persinggahan Motis mulai tanggal 16-31 Mei 2020.

3 dari 5 Halaman

Tempat Duduk Khusus Pendaftar Program Motis 2020

https://kai.id/ 2020 Merdeka.com

PT KAI menyediakan 62.540 tempat duduk khusus bagi para pendaftar Program Motis 2020. Seluruh tempat duduk tersebut tersebar di 24 nama kereta api. Jumlah ini naik sebesar 7,6 persen dibanding tahun 2019 lalu. Sebagai informasi, tiket kereta api penumpang untuk angkutan motor gratis tidak bisa dilakukan perubahan jadwal ataupun dibatalkan.

4 dari 5 Halaman

Stasiun Persinggahan Motis 2020

2020 Merdeka.com/Fotografer Magang : Muhammad Fayyadh

Pada Program Motis 2020, ada tiga relasi kereta untuk masa Lebaran 2020. Tiga relasi itu meliputi Lintas Utara, Lintas Selatan 1, dan Lintas Selatan 2. Lintas Utara ialah relasi Stasiun Jakarta Gudang Stasiun Surabaya Pasarturi yang melalui Stasiun Jakarta Gudang, Cikarang, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, dan berakhir Surabaya Pasarturi.

5 dari 5 Halaman

Kereta Api yang Melintas di Daop 7 Madiun

Antaranews.com 2020 Merdeka.com

Ada sebelas kereta api penumpang yang mendukung angkutan tiket peserta motis yang melintas di stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Sebelas kereta api tersebut adalah KA Matarmaja (Pasar Senen Malang), KA Brantas (Pasar Senen Blitar), KA Kahuripan (Kiaracondong Blitar).

Selain itu, ada KA Pasundan (Kiaracondong Surabaya Gubeng), KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasar Senen Surabaya Gubeng), KA Singasari (Pasar Senen Blitar), KA Majapahit (Pasar Senen Malang), KA Logawa (Purwokerto Jember), KA Jayakarta (Jakarta Kota Surabaya Gubeng).

Serta dua kereta api khusus lebaran, KA Matarmaja Lebaran (Pasar Senen Malang) dan KA Pasundan Lebaran (Kiaracondong Surabaya Gubeng).

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR