HOME » BERITA » CAR FREE MONTH, KENDARAAN BERMOTOR DILARANG KE BROMO MULAI 24 JANUARI 2020

Car Free Month, Kendaraan Bermotor Dilarang ke Bromo Mulai 24 Januari 2020

Car Free Month (CFM) di kawasan wisata Gunung Bromo akan mulai berlaku pada 24 Januari 2020 pukul 00.00 WIB hingga 24 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.

Kamis, 09 Januari 2020 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
Car Free Month, Kendaraan Bermotor Dilarang ke Bromo Mulai 24 Januari 2020
Kawasan Wisata Gunung Bromo (Liputan6.com/Arya Manggala)

OTOSIA.COM - Mulai 24 Januari 2020, kendaraan bermotor tak diizinkan untuk turun hingga ke area kaldera Gunung Bromo. Larangan itu berkaitan dengan diberlakukannya Car Free Month atau Bulan Bebas Kendaraan Bermotor.

"Kendaraan bermotor tidak diperkenankan masuk ke Kaldera Tengger yang meliputi Laut Pasir, Bromo, Savana, dan sekitarnya," terang Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), John Kenedie, Rabu (8/1/2020).

1 dari 3 Halaman

Car Free Month, Kendaraan Bermotor Dilarang ke Bromo Mulai 24 Januari 2020

CFM akan berlaku mulai 24 Januari 2020 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24 Februari 2020 pukul 00.00 WIB. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) akan membatasi kendaraan bermotor mulai pintu masuk Gunung Bromo.

Batas kendaraan bermotor itu meliputi pintu masuk Coban Trisula, Kabupaten Malang dan pintu masuk Senduro Kabupaten Lumajang di Jemplang. Lalu pintu Tengger Laut Pasir Kabupaten Probolinggi di Cemorolawang dan pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Wonokitri Kabupaten Pasuruan di Pakis Bincil.

2 dari 3 Halaman

Car Free Month, Kendaraan Bermotor Dilarang ke Bromo Mulai 24 Januari 2020

CFM digelar dalam rangka menghormati Megengan Wulan Kepitu. Wulan Kepitu sendiri adalah bulan ketujuh dalam kalender Maysyarakat Tengger. Wulan Kepitu dianggap sebagai bulan yang disucikan oleh para sesepuh atau tokoh masyarakat.

Pada bulan tersebut, selama satu bulan penuh para sesepuh Tengger melakukan laku puasa mutih yang bertujuan untuk menahan perilaku atau sifat keduniawian dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sang Maha Pencipta.

Selama CFM diberlakukan, aktivitas di Gunung Bromo hanya diperkenankan menggunakan kuda yang wajib disertai kantong kotoran kuda, sepeda, tandu dan berjalan kaki. Sementara kendaraan bermotor untuk kepentingan patroli pemantauan kawasan dan kegawatdaruratan (Emergency Rescue) masih diizinkan.

3 dari 3 Halaman

BBTNBS akan dibantu oleh personel gabungan yang terdiri dari Perwakilan adat Masyarakat Tengger, TNI, Polri dan Mitra BBTNBTS untuk menerapkan kebijakan tersebut. Personel gabungan tersebut akan berjaga di masing-masing pintu masuk.

BERI KOMENTAR