HOME » BERITA » CARA AMAN NAIK MOTOR KOPLING SAAT MACET

Cara Aman Naik Motor Kopling Saat Macet

Cara mengendarai sepeda motor kopling berbeda dengan jenis lainnya. Agar mengendarai sepeda motor kopling lancar, berikut tipsnya.

Selasa, 14 Juli 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Cara Aman Naik Motor Kopling Saat Macet
Sepeda motor kopling (iStockphoto)

OTOSIA.COM - Mengendarai sepeda motor dengan kopling berbeda dengan motor bebek ataupu matic. Pengendara sepeda motor kopling harus lebih bisa menyeimbangkan antara tangan dan kaki saat berkendara.

Hal itu cukup sulit, terlebih jika terjebak dalam kemacetan. Selain itu, mengendarai motor kopling jauh lebih melelahkan. melelahkan tangan, kaki, dan pikiran yang harus memperhitungkan kondisi jalanan.

Cara mengendarai motor kopling saat macet harus disertai dengan kesigapan dan tidak boleh panik. Sebelum memahami cara mengendarai motor kopling saat macet, pahami dulu persiapannya.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan saat mengendarai motor kopling. Posisi pundak harus selalu rileks, tangan, dan kaki harus lebih sigap daripada mengendarai motor gigi biasa.

1 dari 5 Halaman

Berikut Liputan6.com ulas cara mengendarai motor kopling saat macet dari berbagai sumber, Senin (13/7/2020).

Jika pengendara ingin lebih lincah saat menggunakannya, maka harus paham betul cara kerja kopling motor yang digunakan.

Cara kerja motor kopling tidak bisa dikatakan mudah untuk pemula, namun tidak juga sulit jika sudah terbiasa menggunakannya. Kerja kopling yang sederhana ini biasanya dimodifikasi dengan adanya tuas sehingga bisa lebih mudah lagi dioperasikan.

Tuas yang bisa langsung dijangkau pengguna kebanyakan terletak di tangan kiri. Tuas inilah yang menghubungkan kopling dengan mesin motor serta transmisinya. Kerja kopling mirip dengan gerigi pada sepeda yang berputar apabila dikayuh ke depan dan berhenti bila tidak di kayuh.

Pastikan terlebih dahulu keadaan motor kopling yang hendak ditumpangi. Mengecek kesiapan motor ini harus dilakukan mulai dari kondisi luar motor sampai kondisi mesin.

 

2 dari 5 Halaman

Cara Mengendarai Motor Kopling Saat Macet Pertama Kali

1. Hidupkan sepeda motor.

2. Tarik tuas kopling full dan jangan dilepas.

3. Masukan gigi persneling di gigi satu.

4. Tarik gas perlahan dan lepas kopling perlahan. Pastikan untuk tidak kaget dan panik hingga manarik gas spontan.

5. Ketika kaget, coba tarik kopling full agar putaran mesin motor terlepas. Hal ini ditujukan agar mesin tidak menggerakan rantai dan motor tidak jalan.

6. Tidak usah mengganti gigi jika belum terbiasa.

7. Lebih baik pergunakan gigi persneling ke satu.

8. Cari tempat aman untuk latihan, seperti di lapangan atau jalan yang tidak sering di lewati orang.

9. Hindari jalanan yang menanjak untuk sementara.

3 dari 5 Halaman

Cara Mengendarai Motor Kopling Saat Macet di Tanjakan

1. Turunkan persneling ke gigi rendah karena saat macet maka berkendara dilakukan dengan merayap. Hal ini juga bisa diterapkan pada jalanan yang menanjak dan macet.

2. Saat di tanjakan gantung kopling setengah.

3. Pastikan bahwa gas tetap stabil, tujuannya agar mesin tidak mati.

4. Berbeda dengan sepeda motor yang lain, saat ditanjakan maupun jalan biasa jangan menarik tuas kopling penuh.

5. Hal ini untuk mengantisipasi sepeda motor yang justru akan mundur kebelakang. Tepatnya ketika tuas ditarik penuh di jalanan tanjakan.

6. Lebih aman untuk menggantung setengah koplingnya saja.

7. Gantung kopling setengah sambil menaiki jalan tanjakan atau di jalanan biasa saat macet bisa dilakukan.

8. Pastikan kesigapan gerakan tangan kanan untuk menarik gas. Kemudian pastikan juga kesigapan tangan kiri menarik kopling. Sedangkan untuk kaki kanan menekan pedal rem.

4 dari 5 Halaman

Cara Mengendarai Motor Kopling Saat Macet untuk Memindahkan Gigi

Memahami cara memindahkan kopling ini penting dilakukan untuk menunjang cara mengendara saat macet. Gigi motor kopling di mulai dari tingkat satu sampai empat.

Gigi 1 pada kopling sama dengan kecepatan nol sampai dengan 10 kilometer per jam. Selanjutnya, gigi 2 sama dengan kecepatan antara 10 dengan 40 kilometer per jam. Kemudian, gigi 3 sama dengan kecepatan dengan rentang antara 40 hingga 60, dan gigi 4 untuk yang lebih cepat lagi.

5 dari 5 Halaman

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan

Menggunakan Sarung Tangan

Selanjutnya, pengendara perlu memakai sarung tangan sebagai bentuk pengamanan bagian tangan yang akan sering mengoperasikan kopling. Penggunaan sarung tangan untuk pengendara berfungsi sebagai alat pelindung diri.

Fungsi lain sarung tangan ialah memudahkan pengguna mengoperasikan perangkat motor kopling. Hal ini dikarenakan tutup kulit tersebut mencegah tangan tergelincir saat mengoperasikan kopling motor.

Kewaspadaan

Dengan kewaspadaan tinggi, maka pengendara pun tidak akan mudah lelah. Apalagi mengingat tingkat fokusnya saat berkendara juga akan lebih baik. Pengendara yang bijak tentu sangat paham apa yang boleh dilakukan saat menempuh perjalanan jauh.

Beberapa hal yang harus diwaspadai adalah jalanan licin, berlubang dan macet. Hal ini tentu sangat mengurangi kenyamanan pengendara karena dapat memicu kelelahan saat berkendara.

Mental

Pengendara yang sehat tentu akan dengan mudah melewati perjalanan dengan aman dan nyaman. Kesiapan ini bisa dilihat dari kondisi tubuh. Jika tubuh merasa kurang sehat, lebih baik menghindari berkendara.

Untuk menghindari hal ini, pengendara bisa memanfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak. Di samping itu, pastikan memiliki persediaan air minum saat perjalanan.

BERI KOMENTAR