HOME » BERITA » CARA EFEKTIF DAFTAR MUDIK GRATIS BUMN 2019, MASIH ADA KESEMPATAN

Cara Efektif Daftar Mudik Gratis BUMN 2019, Masih Ada Kesempatan

Kementerian BUMN kembali membuka program mudik gratis pada Idul Fitri 2019. Pendaftaran mudik lebaran gratis masih dibuka, asalkan calon pemudik rutin memantau situs pendaftaran.

Jum'at, 10 Mei 2019 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
ilustrasi mudik gratis (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Program mudik gratis saat Idul Fitri 2019 kembali digelar oleh Kementerian BUMN. Program yang dikomandoi oleh PT Jasa Raharja sudah masuk ke tahap verifikasi.

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet mengatakan, verifikasi data bagi calon pemudik dilakukan hingga 11 Mei 2019. Dia menyarankan kepada masyarakat yang ingin ikut mudik gratis untuk rutin memantau portal pendaftaran di mudkbumn.co.id.

"Cek terus di situsnya untuk mengecek sudah ada berapa yang terverifikasi dan masih ada slot tidak. Slot akan tersedia kalau pendaftar yang sudah terverifikasi membatalkan keikutsertaannya untuk kemudian masuk ke dalam daftar blacklist," tuturnya, dikutip dari Liputan6.com.

Program BUMN Mudik Bareng 2019 ini melibatkan 104 BUMN. Program ini juga sudah diikuti 250.3338 orang yang mendaftar secara online.

"Mereka sudah kita push untuk mendaftar secara online. Ini semua yang memenuhi kuota yang ada, tapi dari 104 BUMN masih terbuka. Silakan membuka website yang ada, apakah masih ada kuota atau tidak," ujar Budi, Jumat (10/5/2019).

BUMN menargetkan peserta yang mengikuti program mudik gratis 2019 ini sebanyak 250.388 orang. Jumlah ini meningkat 22,32 persen dari tahun 2018.

Sebagai rincian, 180,609 pemudik akan diberangkatkan dengan 3.897 unit bus. Sedangkan 52.231 pemudik lainnya akan bepergian lewat 138 trip moda kapal laut, 15.693 pemudik dengan 49 rangkaian kereta api, serta 1.805 yang akan terbang dengan 76 kali penerbangan moda pesawat udara.

Pelaksanaan pada tahun ini dilakukan tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan titik keberangkatan sebanyak 70 kota (31 kota di Pulau Jawa dan 39 kota di luar Pulau Jawa) dengan 155 Kota Tujuan (62 kota di Pulau jawa dan 93 kota di luar Pulau Jawa).

Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR