HOME » BERITA » CARA HEMAT BBM UNTUK MOBIL MATIK

Cara Hemat BBM untuk Mobil Matik

Kondisi lalu lintas di Indonesia yang semakin padat, menggunakan mobil matik akan lebih nyaman. Tapi, mobil matik disebut-sebut lebih boros bahan bakar ketimbang mobil matik.

Rabu, 28 November 2018 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi transmisi otomatis (Car from Japan)

OTOSIA.COM - Popularitas mobil matik semakin tak terbendung. Alasan kepraktisan mengemudi menjadi pertimbangan penting kenapa mobil transmisi otomatis ini lebih dipilih ketimbang mobil manual.

Terlebih, kondisi lalu lintas di Indonesia yang semakin padat, menggunakan mobil matik akan lebih nyaman. Tapi, mobil matik disebut-sebut lebih boros bahan bakar ketimbang mobil matik.

Tenang Otolovers, kamu masih bisa menyiasati supaya mobil matikmu bisa hemat bahan bakar. Menurut laman resmi Suzuki Indonesia, caranya dengan mengendarai mobil secara efektif.

Pertama, gas secara perlahan. Sebenarnya, pada mobil matik ketika rem dilepas dan posisi tuas transmisi D, maka mobil sudah bisa berjalan.

Maka itu, Otolovers hanya perlu menginjak pedal gas secara perlahan saja untuk menambah kecepatan. Sehingga aliran konsumsi bahan bakar tidak terlalu deras. Kecuali jika memang ingin memperoleh akselerasi yang cukup tinggi.

Kemudian, pertahankan kecepatan mobil agar tetap stabil. Berkendara dengan kecepatan yang konstan, bisa menurunkan intensitas memainkan pedal gas. Semakin sering menginjak pedal gas lebih dalam, semakin banyak juga konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan.

Lalu, perhatikan putaran mesin (rpm). Biasanya, efektifnya konsumsi BBM dan tenaga yang dihasilkan yaitu pada putaran sekitar 2.500-3.000 rpm. Bagian ini sebenarnya berlaku juga untuk mobil manual.

Terakhir, jaga jarak aman mobil juga bisa membantu mengurangi konsumsi BBM. Sebab, Otolovers tak perlu sering menginjak rem atau mengurangi kecepatan secara mendadak.

Sehingga jika mobil di depan mengurangi kecepatan, maka Otolovers bisa mengurangi kecepatan secara perlahan baik dengan mengurangi gas atau menginjak rem. Begitu pula saat hendak menambah kecepatan kembali, pedal gas tak perlu diinjak terlalu dalam, sehingga tak membuang tenaga yang banyak.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR