HOME » BERITA » CARA MUDAH DETEKSI MOBIL BEKAS BANJIR DARI STNK

Cara Mudah Deteksi Mobil Bekas Banjir dari STNK

Mendeteksi mobil bekas banjir bisa juga melalui STNK, selain memeriksa setiap komponen mobil.

Senin, 17 Februari 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Cara Mudah Deteksi Mobil Bekas Banjir dari STNK
Pengemudi mobil nekat terobos banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Banjir menjadi salah satu risiko bagi daerah lembah atau dataran rendah. Kepadatan penduduk tanpa adanya drainase yang baik pun bisa menyebabkan terjadinya banjir.

Beberapa kota besar di Indonesia pun kini hampir selalu 'berteman' dengan banjir. Hujan deras beberapa jam saja, genangan air bisa terlihat di mana-mana.

Hingga Februari 2020 saja, banjir di Jakarta sudah terjadi lebih dari sekali di beberapa titik. Tentu saja ini musibah bagi para warganya. Harta benda bisa jadi korban, termasuk mobil.

Masih ingat banjir Jakarta awal 2020 lalu? Banyak mobil hanyut dan ditemukan bertumpukan satu sama lain saat surut. Pemiliknya tentu merugi, karena harus memperbaikinya. Apalagi jika tak memiliki asuransi.

1 dari 2 Halaman

Cara Mudah Deteksi Mobil Bekas Banjir dari STNK

Biasanya setelah diperbaiki, mobil bekas banjir akan dijual. Harganya bisa jauh di bawah pasaran. Nah, kalau Otolovers hendak mencari mobil bekas dan menemukan harga murah yang tak wajar maka patut curiga bahwa mobil tersebut adalah mobil bekas banjir.

Cukup mudah untuk mendeteksi mobil bekas banjir. Otolovers bisa memeriksa bagian mesin, bodi, dan kelistrikan. Pastikan Otolovers memeriksa ruang mesin, kabin mobil, dan bagian lain.

Ada sedikita tanda-tanda yang bisa diperhatikan. Seperti di ruang mesin, biasanya akan terlihat warna ruang mesin belang pada beberapa bagian akibat terendam air banjir. Pada kabin juga biasana akan beraroma kurang sedap, terutama pada jok dan karpet. Aroma apek akibat banjir susah hilang jika tidak dibersihkan secara benar.

2 dari 2 Halaman

Cara Mudah Deteksi Mobil Bekas Banjir dari STNK

Bagian lain yang perlu diperiksa yakni seperti bagasi, sisi-sisi pintu atau kap mesin. Umumnya, mobil bekas banjir akan terlihat memiliki karat atau warna kusam pada bagian tersebut.

Satu cara lainnya yakni, memeriksa melalui STNK alias Surat Tanda Nomor Kendaraan. Melansir Suzuki Indonesia, Otolovers bisa memetakan alamat pada STNK tersebut.

Apakah alamat tersebut rawan banjir, yang memungkinkan mobil tersebut pernah terendam. Tapi pemeriksaan yang disebutkan sebelumnya jangan dilewati. Pasalnya bukan tak mungkin meski alamat bukan di area banjir tapi mobil pernah terendam, atau sebaliknya.

BERI KOMENTAR