HOME » BERITA » CATAT, PNS DIPERBOLEHKAN MUDIK JIKA DALAM KONDISI INI

Catat, PNS Diperbolehkan Mudik Jika Dalam Kondisi Ini

Ada beberapa kondisi di mana PNS masih diizinkan mudik, tentu dengan seizin atasan mereka

Senin, 27 April 2020 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Catat, PNS Diperbolehkan Mudik Jika Dalam Kondisi Ini
PNS. datakudatamu.wordpress.com

OTOSIA.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah putuskan pelarangan mudik bagi PNS. Menindaklanjuti hal itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) terbitkan surat edaran untuk PNS yang masih nekat mudik.

Melansir Merdeka.com, dalam SE MenPAN RB disebutkan, ada beberapa kondisi di mana PNS masih diizinkan mudik, tentu dengan seizin atasan mereka, misalnya, sakit yang mengharuskan mereka pulang kampung.

"Kita mengacu ke SE MenPAN RB, itu termasuk di dalam pengecualian, ya. Kalau dengan terpaksa harus bepergian, kalau sakit, ada mekanismenya jadi harus cuti alasan penting," kata Wakil Ketua BKN Supranawa Yusuf dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4).

1 dari 2 Halaman

Termasuk juga jika istri, anak, atau kerabat PNS di kampung sedang sakit yang mengharuskan pulang kampung. Selain itu, jika instri berada di luar daerah dan akan melahirkan tentu juga diperbolehkan mudik. Paling penting adalah harus mendapat izin dari atasan.

"Dalam keadaan terpaksa, cuti itu tidak apa-apa. Sepanjang diizinkan oleh atasan," kata Deputi BKN Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK) Haryomo Dwi Putranto, menambahkan.

Meski demikian, Haryomo menggarisbawahi pertimbangan atasan dalam memberikan cuti. Maksudnya, atasan tidak boleh asal memberi cuti, namun harus memikirkan bagaimana potensi penularan virus, apakah PNS yang bersangkutan dijamin tidak menjadi carrier (pembawa virus) ke kampungnya, bagaimana pengawasannya dan lain sebagainya.

"Atasan yang berikan izin harus pertimbangkan dulu, apakah ASN=nya ini ODP atau bukan, semuanya diupayakan untuk mencegah penularan Covid-19," kata Haryomo.

2 dari 2 Halaman

Larangan Mudik untuk PNS

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menerbitkan Surat Edaran nomor 41 tahun 2020 mengenai Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan atau Kegiatan Mudik bagi Aparatur Sipil Negara. Hal tersebut dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

Tjahjo Kumolo selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah tanda tangani surat edaran tersebut pada 6 April 2020 lalu. Dalam surat itu pemerintah larang PNS untuk lakukan mudik.

"Larangan Kegiatan Bepergian dan/atau Kegiatan Mudik, untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran, serta mengurangi risiko Covid-19 yang disebabkan oleh mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Indonesia," ujar Menteri Tjahjo dalam surat edaran yang dikutip, Selasa (7/4).

Larangan mudik tersebut diberlakukan hingga Indonesia benar-benar bersih dari Virus Corona. "Aparatur Sipil Negara dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau kegiatan mudik lainnya sampai dengan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dinyatakan bersih dari Covid-19," jelasnya.

BERI KOMENTAR