HOME » BERITA » CEGAH CORONA COVID-19, KAPOLRI LARANG JAJARANNYA MUDIK LEBARAN

Cegah Corona Covid-19, Kapolri Larang Jajarannya Mudik Lebaran

Untuk mencegah penyebaran pandemi Corona Covid-19, Kapolri Jenderal Idham Azis larang jajarannya untuk bepergian ke luar kota atau mudik saat labaran

Sabtu, 04 April 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Cegah Corona Covid-19, Kapolri Larang Jajarannya Mudik Lebaran
Petugas aparat dari Kepolisian Resor Kota Cimahi mengerahkan water canon untuk menyemprotkan disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona. (Humas Polda Jabar)

OTOSIA.COM - Untuk mencegah penyebaran pandemi Corona Covid-19, Kapolri Jenderal Idham Azis larang jajarannya untuk bepergian ke luar kota atau mudik saat labaran.

Dilansir dari Liputan6.com, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, perintah tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1083/IV/KEP.2020 tanggal 3 April 2020.

"Yaitu tentang ketentuan untuk tidak berpergian ke luar daerah dan atau mudik Lebaran bagi personel Polri dan pegawai negeri pada Polri beserta keluarga dalam rangka pencegahan Covid-19," tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2020).

1 dari 3 Halaman

Menurutnya ada empat poin dari surat tersebut. Pertama, larangan bepergian ke luar kota dan mudik saat Idul Fitri atau Lebaran.

Yang kedua, agar setiap personel dapat menjaga jarak aman dalam aktivitas komunikasi. Kemudian ketiga, agar dapat ikut meringankan beban masyarakat di sekitar tempat tinggalnya dan keempat, untuk selalu menerapkan perilaku bersih dan pola hidup sehat.

"Itu TR Kapolri yang dikeluarkan pada hari ini untuk tidak berpergian luar daerah atau mudik bagi anggota Polri dan PNS Polri," kata Argo.

2 dari 3 Halaman

Karantina Mandiri

Calon pemudik saat berada di area Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Senin (30/3/2020). Pemerintah sedang menyiapkan peraturan terkait mudik lebaran 2020 untuk mengurangi mobilitas penduduk dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona COVID-19. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar perangkat daerah lainnya memperhatikan arus keluar masuk orang di wilayahnya, khususnya pemudik. Dia mengatakan pemudik yang pulang dari wilayah Jabodetabek harus ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19).

"Pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diberlakukan sebagai orang dalam pemantauan. Sehingga harus melaksanakan isolasi mandiri," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Kamis (2/4/2020).

3 dari 3 Halaman

Jokowi mengingatkan pentingnya pengawasan dari hulu hingga hilir dalam penanganan pandemi corona. Oleh sebab itu, dia menghimbau untuk perangkat daerah untuk bergerak menekan penyebaran corona di daerahnya.

"Pengawasan dan pengendalian di level daerah, utamanya di level kelurahan dan di level desa sekarang ini saya lihat sudah mulai digerakan oleh daerah dan sudah mulai bergerak. Saya ingin mendorong agar ada partispasi di tingkat komunitas baik itu RW ataupun RT," tuturnya.

BERI KOMENTAR