HOME » BERITA » CEK FAKTA: TIDAK BENAR GANJIL GENAP DITIADAKAN MULAI SEPTEMBER 2020

Cek Fakta: Tidak Benar Ganjil Genap Ditiadakan Mulai September 2020

Beredar informasi bahwa sistem ganjil genap ditiadakan mulai September 2020. Begini hasil penelusurannya.

Rabu, 09 September 2020 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Cek Fakta: Tidak Benar Ganjil Genap Ditiadakan Mulai September 2020
Kawasan ganjil genap (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Beredar informasi bahwa sistem ganjil genap akan ditiadakan mulai Senin, 7 September 2020. Informasi itu beredar di media sosial Facebook dan menyertakan potongan tayangan berita TV One saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan di depan wartawan.

Potongan tayangan berita itu bertulisakan "GANJIL GENAP DITIADAKAN MULAI SENIN".

Turnbackhoax

1 dari 4 Halaman

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi ganjil genap ditiadakan mulai Senin, 7 September 2020 adalah tidak benar. Dalam artikel turnbackhoax berjudul "[SALAH] ?Ganjil Genap di Jakarta ditiadakan mulai Senin, 7 September 2020" pada 7 September 2020, dijelaskan bahwa potongan tayangan TV One yang diunggah tidak sesuai fakta sebenarnya.

Faktanya, gambar yang diunggah adalah cuplikan berita di tvOne pada 15 Maret 2020. Mulai 3 Agustus 2020, sistem ganjil genap diberlakukan kembali di 25 ruas jalan wilayah DKI Jakarta. Diterapkan setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 06.00 10.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00 21 .00 WIB pada malam hari.

Video berita tersebut, diunggah salah satunya di akun Twitter tvOneNews (twitter.com/tvOneNews) pada 15 Maret 2020.

"Anies Baswedan menyatakan stok kebutuhan pangan di Jakarta cukup baik dan bisa bertahan selama 2 bulan. Dan ganjil genap untuk sementara ditiadakan. Dapatkan berita lain di tvOne connect #tvOneNews #AnisipasiVirusCorona #Covid19," tulis akun tvOneNews.

2 dari 4 Halaman

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Hingga 19 April 2020" pada 5 April 2020, dijelaskan, memang ganjil genap sempat ditiadakan hingga 19 April 2020. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, peniadaan ganjil genap diperpanjang. Dimana seharusnya mulai kembali pada 5 April, kini diperpanjang hingga 19 April 2020 mendatang.

"Sistem pembatasan kendaraan bermotor dengan ganjil genap yang semula ditiadakan sampai dengan 5 April 2020, diinformasikan bahwa diperpanjang dan ganjil genap tetap ditiadakan sampai dengan tanggal 19 April 2020," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/4/2020).

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan antisipasi serta menyiapkan strategi dalam mengatur kepadatan arus lalu lintas setelah dihentikan sementara kebijakan ganjil-genap di DKI Jakarta. Kebijakan tersebut dihentikan sejak Senin (16/3/2020) kemarin.

3 dari 4 Halaman

Kini ganjil genap sudah diterapkan kembali. Pemberlakuan sistem ganjil genap di Jakarta sudah berlaku sejak Senin 3 Agustus 2020 lalu. Namun pelanggaran terhadap aturan tersebut hanya diberikan teguran dalam rangka sosialisasi. Sanksi berupa denda atau tilang akan diberlakukan mulai hari ini.

"Sanksi berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 di pasal 287 di situ menyebutkan bahwa pelanggaran ganjil genap atau melanggar rambu sebelumnya dikenakan sanksi denda Rp 500 ribu dan kurungan maksimal dua bulan," kata Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan Polda Metro Jaya, AKBP Herman Rusmanto, dikutip dari artikel merdeka.com berjudul "Tilang Ganjil Genap Kembali Diberlakukan Mulai Hari Ini" pada 10 Agustus 2020.

4 dari 4 Halaman

Kesimpulan

Informasi peniadaan ganjil genap mulai 7 September 2020 adalah hoaks. Kebijakan ganjil genap memang sempat ditiadakan pada April 2020. Kini kebijakan ganjil genap sudah mulai diberlakukan sejak 3 Agustus 2020.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR