HOME » BERITA » CEK FAKTA: TIDAK BENAR PESERTA BPJS KESEHATAN DIBLOKIR KARENA PUNYA MOTOR LEBIH DARI SATU

CEK FAKTA: Tidak Benar Peserta BPJS Kesehatan Diblokir karena Punya Motor Lebih dari Satu

Beredar informasi yang menyebutkan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis akan diblokir jika memiliki kendaraan lebih dari satu. Informasi tersebut tidak benar.

Kamis, 01 Oktober 2020 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
CEK FAKTA: Tidak Benar Peserta BPJS Kesehatan Diblokir karena Punya Motor Lebih dari Satu
Ilustrasi BPJS Kesehatan (Liputan6.com/Angga Yuniar)

OTOSIA.COM - Informasi tentang pemblokiran kepesertaan BPJS Kesehatan beredar di media sosial. Informasi itu menyebutkan bahwa peserta akan diblokir karena memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu unit.

Dalam narasi yang beredar saat ini BPJS sudah terhubung dengan data kepemilikan dan pajak kendaraan bermotor dari Sistem Administrasi Menunggal Satu Atap (SAMSAT), sehingga warga yang menerima bantuan BPJS gratis akan dicek dan Samsat dapat memberitakan info bahwa warga yang memiliki motor lebih dari satu unit apa lagi kendaraan beroda empat.

Turnbackhoax

Foto @Turnbackhoax

1 dari 4 Halaman

Berikut narasinya:

Sekilas Info

Sekarang BPJS, PBB sudah nge-link dengan data SAMSAT, artinya warga yang awal menerima bantuan BPJS gratis akan dicek. Data Samsat dapat memberitakan info bahwa warga yang memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu unit apa lagi kendaraan beroda empat.

Maka secara otomatis BPJS gratisnya akan diblokir atau dinon-aktifkan, dan untuk warga yang BPJSnya dinon-aktifkan lantaran punya kendaraan lebih dari satu unit, JANGAN KAGET/BER-TANYA KE ORANG LAIN.

Seumpama warga bpjsnya di nonaktifkan lantaran pernah memiliki kendaraan roda dua lebih dari satu tapi kendaraan tersebut belum pernah di blokir stnk nya maka secara otomatis terdata memiliki lebih dari satu/progresif. Cara pemblokiran kendaraan yg pernah kita miliki dulunya adalah DATANG KE SAMSAT BAWA FOTOCOPY KK, KTP silahkan cek dibagian pengecekan kendaraan. Bila terdata memiliki lebih dari satu langsung aja minta pemblokiran, karena kendaraan tersebut sudah dijual atau pun hilang dan bukan milik anda lagi.

2 dari 4 Halaman

Karena program untuk yang sifatnya gratis ataupun bersubsidi dari pemerintah nantinya akan disalurkan untuk warga TIDAK MAMPU atau MISKIN. Mungkin yang pernah membuat permohonan KJP tau apa kriteria tidak mampu. Semua data warga nantinya akan menjadi satu data dan nge-link ke data kesehatan, pendidikan, dan lain lain nya.

Jadi jangan HERAN ATAU KAGET BILA BANTUAN SOSIAL/BERSUBSIDI ANDA AKAN DI NON-AKTIFKAN OLEH PEMERINTAH, KARENA ANDA GOLONGAN ?WARGA MAMPU?, BUKAN GOLONGAN ?TIDAK MAMPU?

Lambat laun pasilitas BPJS/KIP/KJP/PKH/KJL/BNPT akan tepat sasaran.

Aamiin

3 dari 4 Halaman

Penelusuran

Kabar peserta BPJS Kesehatan gratis yang memiliki motor lebih dari satu akan diblokir atau dinon-aktifkan, dibantah oleh BPJS Kesehatan. Menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf informasi tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

"Itu hoaks, dan saya pastikan tidak benar," ungkap Iqbal kepada Kompas.com, Minggu (27/9/2020).

Menurut dia, kebijakan penggunaan BPJS Kesehatan masih mengacu pada regulasi yang ada. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar, dan bisa mengunjungi website BPJS Kesehatan untuk mendapatkan informasi yang tepat.

"Masyarakat bisa mengakses semua informasi terkait BPJS kesehatan melalui sumber resmi, bisa website BPJS Kesehatan, bisa ke care center 1500 400, atau melalui akun media sosial resmi BPJS Kesehatan," kata Iqbal.

4 dari 4 Halaman

Kesimpulan

Kabar peserta BPJS Kesehatan gratis yang memiliki motor lebih dari satu akan diblokir atau dinon-aktifkan adalah tidak benar atau hoaks.

BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar, dan bisa mengunjungi website BPJS Kesehatan untuk mendapatkan informasi yang tepat.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR