HOME » BERITA » CEK OLI MOTOR SENDIRI TERNYATA MUDAH, BEGINI CARANYA

Cek Oli Motor Sendiri Ternyata Mudah, Begini Caranya

Simak tips cara cek oli motor sendiri di rumah agar mempermudah perawatan motor. Pasalnya, kondisi oli motor yang buruk bisa merusak mesin.

Rabu, 20 Maret 2019 20:45 Editor : Cornelius Candra
Oli motor yang sudah berwarna coklat harus segera diganti (thoughtco.com)

OTOSIA.COM - Salah satu cairan penting pada sepeda motor ialah oli yang berfungsi sebagai pelumas untuk mencegah gesekan kasar dalam mesin sehingga mudah panas, aus, dan berujung pada kerusakan.

Karena penting, pemilik wajib mengecek oli secara berkala. Terlebih, sifatnya yang cair dan bisa menguap bisa membuat volume oli pada motor berkurang serta habis bila dibiarkan.

Untuk mengetahui cara cek oli yang benar, berikut cara mudah seperti dikutip Liputan6.com dari Wahana Honda, Rabu (20/3/2019).

1. Parkir Motor

Parkir motor pada permukaan rata, agar kualitas pengecekan oli lebih akurat. Karena permukaan oli menentukan kesejajaran cairan oli yang ada di dalam mesin.

2. Gunakan Standar Tengah

Masih dengan alasan yang sama, menggunakan standar tengah bertujuan agar pengukuran atau pengecekan dilakukan secara lebih akurat.

3. Dinginkan Mesin

Oli akan langsung bekerja ketika mesin menyala. Oleh karena itu, ketika motor baru saja dimatikan, oli mesin bisa saja tersangkut di part – part yang membutuhkan pelumasan.

Dengan adanya upaya untuk mendinginkan mesin, oli akan turun dan memudahkan saat melakukan pengecekan.

4. Buka Penutup Oli Mesin

Langkah selanjutnya buka tutup oli mesin. Biasanya untuk membuka penutup oli mesin pemilik kendaraan akan membutuhkan tang.

Buka secara perlahan agar tutupnya enggak lecet terkena gesekan. Setelah itu, pemilik kendaraan akan menemukan stik panjang di dalam tutup oli.

5. Bersihkan Ujung Penutup Oli

Stik tersebut bernama deepstick. Fungsinya, untuk mengukur sejauh mana oli mesin menyusut. Sebelum digunakan untuk mengecek oli, bersihkan dulu deepstick dengan lap. Setelah itu tutupkan lagi tutup oli secara perlahan.

6. Cek Ketinggian Oli

Cek ketinggian oli, gunakan deepstick dan lihat indikator upper level maupun lower level. Jika bercak oli masih ada di daerah upper level, maka pemilik tak perlu khawatir. Namun jika sudah ada di lower level, berarti butuh tambahan oli mesin.

Selain itu, cek juga warna oli motor. Jika masih kuning kecoklatan atau mendekat warna barunya, berarti masih layak digunakan. Namun, jika sudah berwarna hitam, Otolovers harus segera menggantinya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR