HOME » BERITA » CERITA DI BALIK AHM IZINKAN GEBER RC213 V-S DI MOTOGP RACE EXPERIENCE

Cerita di Balik AHM Izinkan Geber RC213 V-S di MotoGP Race Experience

AHM menjelaskan alasannya memperbolehkan RC213V-S dijajal dalam event MotoGP Race Experience.

Rabu, 12 Desember 2018 20:45 Editor : Cornelius Candra
MotoGP Race Experience (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Gelaran teranyar dari Astra Honda Motor dengan tajuk MotoGP Race Experience menjadi gelaran spesial. Sebab, para pengguna sepeda motor Honda diajak berkompetisi melalui foto dan caption untuk bisa mendapatkan kesempatan langsung mengendarai versi jalan raya sepeda motor Marc Marquez, RC213 V-S.

Sejumlah orang beruntung diberikan jalan untuk bisa merasakan sepeda motor berharga Rp 7 miliar tersebut di Sirkuit Sentul.

Mengapa sepeda motor di tingkat super dengan harga fantastis tersebut boleh digunakan oleh khalayak umum? Rizki C, Head Community Development Department AHM kemudian menjelaskan cerita di balik ide kegiatan tersebut.

"Jadi, kami ingin memberikan experience bagi pengguna motor Honda, baik dari big bike maupun pengguna motor lainnya untuk mengetahui bagaimana rasanya menaiki motor MotoGP versi jalan raya. Sebab, motor ini adalah RC213 V-S yang tipikalnya hampir sama dengan motor yang dipakai Marquez di Moto GP," ujarnya.

Salah seorang vlogger yang berkesempatan mengendarai sepeda motor ini bertutur bahwa dia akhirnya bisa merasakan sendiri segala hal yang sebelumnya hanya tertera sebagai catatan spesifikasi.

"Setelah coba motor ini berkali-kali akhirnya saya paham banget kenapa motor ini bisa jadi juara dunia. Karena salah satu keunggulannya adalah frame-nya menggunakan teknologi twinspare yang sama persis yang digunakan pada motor MotoGP pada umumnya," kata dia.

Mesin v-engine-nya juga menjadi satu hal lain yang dia rasakan. Segala efek yang tertera dan terlihat manakala Marquez berlaga di lintasan akhirnya benar-benar ada di tangannya.

"Mesin v-engine-nya dia bergeraknya di belakang, reverse, sehingga pada saat masuk tikungan tidak ada inersia. Jadi, tidak ada efek diving, maupun bergoyang pada saat tikungan. (Titik bobot) benar-benar pas di tengah. Inilah kehebatan mesin V-engine dibandingkan mesin lain," ujarnya lalu memuji swing arm dan suspensinya.

Dengan spesifikasi khusus tersebut, bisa dipahami bahwa untuk mengendarai kembaran sepeda motor Marquez ini dibutuhkan kemahiran di level tertentu. Walau demikian, AHM coba mewadahi mereka yang masih terbatas dalam hal tersebut untuk mencobanya.

"Dari beberapa ratus orang kami seleksi dulu. Karena cukup berbahaya sehingga kami butuh melakukan beberapa seleksi dan penilaian untuk melanjutkan siapa saja yang berhak naik motor ini. Tapi apabila sudah masuk di final dan kurang beruntung dari segi skill dan sebagainya, mereka bisa merasakan straight, lurusnya saja. Untuk merasakan sensasinya, tenaganya, dan bobot motornya," urainya.

Bisa mengendarai tunggangan kembaran sepeda motor Marquez tentu menjadi cerita unik yang menarik untuk diceritakan kembali. Ia pun menyadari efek dari hal tersebut.

"Harapannya, mereka bisa men-sharing pengalaman yang mungkin tidak mudah dan tidak selalu bisa didapatkan. Ini kan motor yang cukup jarang. Bisa sharing kepada teman-temannya, sama komunitasnya," kata dia.

Lantas jika AHM sudah menegaskan acara lanjutan dari pengalaman mengendarai tunggangan serupa motor Marquez tersebut, seperti apakah gelaran berikutnya?

"Ya ditunggu saja di channel media sosial kami We Love Honda dan Hondacommunity.net. Di situ kami siarkan informasi-informasi terkait activity-activity kami," ujarnya.

(kpl/nzr/crn)

BERI KOMENTAR