HOME » BERITA » CERITA DRIVER OJOL ANTAR PENUMPANG BERNAMA CINDY YANG TERNYATA SUDAH MENINGGAL

Cerita Driver Ojol Antar Penumpang Bernama Cindy yang Ternyata Sudah Meninggal

Seorang driver ojek online menceritakan kisah mistisnya melalui kolom komentar Youtube Risa Saraswati.

Selasa, 09 Juni 2020 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Cerita Driver Ojol Antar Penumpang Bernama Cindy yang Ternyata Sudah Meninggal
Ilustrasi ojek online (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Bukan hal baru lagi bagi para driver ojek online yang tiba-tiba mengalami kejadian tak wajar. Terlebih ketika mereka mulai bekerja pada malam hari atau kerap mereka juluki dengan ngalong.

Sekalipun mereka bekerja di kota besar yang mana jalanannya ramai. Tapi kejadian aneh yang berbau mistis pernah terjadi.

Baru-baru ini penulis buku, Risa Saraswati pun dibuat merinding dengan cerita seorang driver ojek online di kolom komentar video di kanal Youtubenya. Risa mlakukan tangkapan layar dan membagikan sepenggal cerita itu melalui akun Twitternya @risa_saraswati.

"Baca komen ini... saya jadi merinding," cuit Risa.

1 dari 4 Halaman

Dilansir dari Brilio.net, driver ojek online dengan akun bernama Herman Suherman itu awalnya bertanya apakah Risa memiliki anggota tim bernama Cindy.

Pasalnya, dalam cerita Herman, pasalnya dia pernah mengantar penumpang bernama Cindy dan mengaku merupakan bagian dari tim Risa. Lalu dia menceritakan awal pertemuannya dengan Cindy itu.

Cindy meminta Herman mengantarnya dari Istana Plaza Bandung ke Subang. Cindy akan membayar Herman dengan imbalan Rp 400 ribu.

"Bahkan dari pom bensin Lembang, saya dibonceng sama beliau, sampai tujuan. Tak sedikit orang yang memperhatikan saya seperti keheranan. Sepanjang perjalanan dr Lembang ke Subang, beliau bercerita tentang hal" berbau mistis (Gaib), & beliau bercerit tentang Tim JurnalRIsa ini dan mengaku bagian dari tim ini," tulis Herman.

2 dari 4 Halaman

Cerita Driver Ojol Antar Penumpang Bernama Cindy yang Ternyata Sudah Meninggal

Dari cerita tersebut, Cindy juga sempat menawarkan ke Herman untuk bekerja di tim Jurnal Risa dengan bayaran Rp 200 ribu sekali syuting. Selama perjalanan yang cukup panjang tersebut, Herman mengaku mengalami banyak kejadian aneh.

"Setelah sampai ditujuan, beliau meminta saya untuk menunggu dimulut Gang, karena k'lo ketahuan ayahnya, pasti dimarahin & beliau pun menunjukkan rumahnya. Setelah menunggu satu jam lebih tak kunjung datang, saya memutuskan untuk ke rumahnya," tambah Herman.

Herman kemudian memutuskan untuk menyusul Cindy ke rumahnya. Namun, setibanya di rumah yang ditunjukkan Cindy, Herman justru tak menemui sosok yang dicari. Herman malah menemukan sebuah rumah kosong, kotor, kumuh dan gelap.

"Saya tanya ke penduduk sekitar, tapi tdk ada yang mengenalnya," lanjut Herman.

3 dari 4 Halaman

Meski diliputi rasa penasaran, Herman akhirnya memutuskan untuk pulang. Sampai di Kota Subang, Herman memutuskan beristirahat di basecamp driver ojek online setempat. Di sana lah, Herman kemudian meminta bantuan para driver ojek online untuk mencarikan informasi mengenai sosok Cindy.

Keesokan harinya, Herman kembali ke Bandung dan memulai aktivitas seperti biasa. Satu hari setelah kembali ke Bandung, Herman mendapat kabar dari salah satu rekannya di Subang. Usut punya usut, Cindy yang ia antar dari Bandung menuju Subang adalah korban kecelakaan yang sudah meninggal.

"Pagi" saya buka HP, dan saya pun terkejut, karena mendapatkan kabar via WA dari driver Ozol Subang yang membantu saya. Mereka meminta saya agar sabar dan ikhlas, karena yang saya antarkan itu sudah meninggal 4 tahun yg lalu, akibat kecelakaan dalam perjalanan Bandung-Subang," jelas Herman.

4 dari 4 Halaman

 

BERI KOMENTAR