HOME » BERITA » CERITA PEMOTOR WANITA MERENGEK TAK MAU DITILANG, MENANGIS HINGGA MERAMPAS TOPI POLISI

Cerita Pemotor Wanita Merengek Tak Mau Ditilang, Menangis hingga Merampas Topi Polisi

Bukannya diterima, pemotor wanita ini malah merengek meminta tilang yang diberikan kepadanya dibatalkan

Jum'at, 26 Maret 2021 08:15 Editor : Ahmad Muzaki
Cerita Pemotor Wanita Merengek Tak Mau Ditilang, Menangis hingga Merampas Topi Polisi
Pemotor wanita yang parkir sembarangan (cartoq)

OTOSIA.COM - Pengendara sepeda motor yang tak mematuhi aturan lalu lintas pun juga kerap ditemui di India. Saat dikenai tilang, ada saja dari para pelanggar yang nekat melawan dan meminta untuk membatalkan dendanya, seperti yang dilakukan oleh wanita asal Uttar Pradesh ini.

Melansir Cartoq, awalnya seorang wanita pengendara skuter melintasi sebuah jembatan di Gomti Nagar, Uttar Pradesh. Karena melihat penjual es krim, ia pun memutuskan berhenti untuk membeli. Setelah itu, ia memakan es krim di atas jembatan, sedangkan motornya diparkir di dekatnya.

1 dari 3 Halaman

Kejadian itu pun diketahui oleh polisi yang sedang berpatroli. Pihak polisi pun meminta wanita tersebut untuk segera memindahkan motornya karena aturan larangan berhenti dan parkir di jembatan.

Sayangnya wanita tersebut tak menggubris polisi. Ia tetap memakan es krimnya dan tak beranjak pergi. Kemudian polisi tadi mengambil gambar motor dan pergi dari tempat tersebut.

2 dari 3 Halaman

Beberapa jam kemudian, si wanita tadi mendapatkan pesan teks terkait tilang atas pelanggaran lalu lintas. Setelah itu, ia marah dan langsung kembali ke jembatan dan mencari polisi yang menilangnya.

Ketika bertemu, wanita tersebut langsung menangis dan merampas topi, serta kartu ATM milik polisi. Dua benda itu kemudian dimasukkan ke penyimpangan motornya.

3 dari 3 Halaman

Pihak polisi pun membujuk wanita tersebut dan berjanji akan membatalkan tilang yang diberikan. Namun si wanita tetap saja menangis dan tak mau mengembalikan topi dan kartu ATM milik polisi.

Melihat tangisan wanita tersebut, banyak orang yang berkumpul. Si wanita pun baru mau mengembalikan barang-barang polisi tadi usai banyak orang yang menasehatinya.

Sayanganya tidak diinformasikan apakah tilang tersebut dibatalkan atau tidak. Namun yang pasti, si wanita tadi benar-benar telah melanggar aturan lalu lintas dan pantas diberikan tilang.

BERI KOMENTAR