HOME » BERITA » CERITA ROAD TRIP KE UJUNG GENTENG SUKABUMI YANG DITEMANI KUNTILANAK

Cerita Road Trip ke Ujung Genteng Sukabumi yang Ditemani Kuntilanak

Tempat tujuan road trip yang menarik, belum tentu perjalanannya juga mulus. Seperti cerita enam muda-mudi yang ditemani kuntilanak saat menuju Ujung Genteng, Sukabumi.

Kamis, 09 Mei 2019 21:00 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (mamamia.com.au)

OTOSIA.COM - Pernah dengar soal Ujung Genteng? Iya yang ada di Sukabumi, Jawa Barat. Kalau belum, coba browsing deh. Akan ada banyak gambar pantai memanjakan mata yang kamu temukan.

Tapi rupanya perjalanan menuju lokasi cantik itu tak selalu mulus. Salah satunya pengalaman kurang menyenangkan yang dialami sekelompok muda-mudi dari Tangerang Selatan, saat melakukan road trip ke Ujung Genteng, Sukabumi.

Mereka berenam berangkat menggunakan sepeda motor dari Pamulang, sekira pukul 22.00 WIB. Road trip yang dilakukan pada awal 2017-an itu awalnya tak mencurigakan, semua berjalan sebagaimana mestinya.

Sampailah mereka di Sukabumi sekitar pukul 01.00 dini hari. Mereka memutuskan istirahat di sebuah warung makan. Seperti biasa, masih ada warga setempat yang nongkrong di warung.

Mereka berbincang soal jalan alternatif menuju tujuan. Salah satu warga sudah memperingatkan soal jalan tersebut, karena rawan kejahatan.

Setelah menempuh jalan dan tiba di sekitar perbukitan, rombongan dari Pamulang ini melihat ada motor yang mengikuti mereka. Sempat terlintas di pikiran, apakah itu orang jahat? Apalagi sebelumnya sempat diperingatkan oleh warga kan.

Sampai akhirnya, rombongan yang memakai tiga sepeda motor ini memutuskan berhenti di depan rumah warga. Tapi tak diikuti motor yang mereka curigai sebelumnya.

Perjalanan lantas mereka lanjutkan sampai tiba di jalan yang semakin gelap, di sekitar Pasir Piring. Suasananya semakin mencekam. Tak ada penerangan satupun kecuali dari motor mereka. Merinding sudah pasti, apalagi saat salah satu dari mereka melihat sesuatu yang melayang.

Benda melayang itu seperti jubah putih. Tapi rupanya tak sekadar jubah saja, tapi itu adalah kuntilanak. Yang terlintas dalam pikiran adalah si kunti yang sedang terbang dari satu pohon ke pohon lainnya.

Setiba di Kiara Dua, mereka menemukan warung yang masih buka di sebuah pertigaan. Tanpa pikir panjang mereka mampir. Mereka tak segan menceritakan soal mereka yang dibuntuti motor dan kejadian-kejadian selama perjalanan. Perempuan satu-satunya dalam rombongan mereka lalu menceritakan hal yang diluar nalar.

Teman perempuan yang memang memiliki kemampuan melihat barang tak kasat mata bercerita soal banyaknya makhluk halus di sepanjang jalan di Pasir Piring. Parahnya, si kuntilanak itu rupanya tak terbang dari satu pohon ke pohon lainnya.

Kuntilanak itu terbang di belakang rombongan dan mengikuti mereka. Kuntilanak itu seolah mengikuti mereka hingga menghilang ketika mereka menemukan warung dan memutuskan berhenti.

Setelah mendengar cerita itu, mereka mengaku ingin melanjutkan perjalanan sampai hari terang. Tapi karena keterbatasan waktu, mereka memutuskan melanjutkan karena harus mampir ke rumah salah satu paman mereka.

Kejadian aneh tak berhenti saat kuntilanak mengikuti mereka. Saat sampai di jalan yang dikelilingi pohon-pohon besar, mereka melihat mobil Jeep yang terparkir di tengah jalan. Tak ada satu pun orang di sana saat itu. Bahkan lokasinya jauh dari pemukiman warga.

Entah itu memang mobil sedang mogok atau bagaimana, yang jelas rombongan tak mau ambil risiko dan segera melanjutkan perjalanan menuju tempat tujuan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR