HOME » BERITA » CERITA RULLY SAPUTRA JADI SOPIR AMBULANS JEMPUT SAKIT PULANG SEHAT

Cerita Rully Saputra Jadi Sopir Ambulans Jemput Sakit Pulang Sehat

Menjadi seorang sopir ambulans bukan sekadar profesi belaka. Bagi Rully Saputra, menjadi sopir ambulans adalah wujud rasa kemanusiannya.

Rabu, 26 Agustus 2020 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Cerita Rully Saputra Jadi Sopir Ambulans Jemput Sakit Pulang Sehat
Ambulans JSPS (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Pemerintah Kot Bengkulu memiliki program bernama Jemput Sakit Pulang Sehat atau JSPS. Digagas oleh Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, program ini memberikan dampak positif bagi warga, hingga ke pelosok kabutapen yang ada di Provinsi Bengkulu.

Terlepas dari program tersebut, ada sosok yang selalu siap siaga menjalankan tugasnya sebagai sopir ambulans JSPS. Adalah Rully Saputra (28) warga jalan Timur Indah 5 Sidomulyo, Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Dilansir dari Merdeka.com, Rully menyebut profesi sebagai sopir ambulans JSPS yang dia geluti saat ini adalah wujud rasa kemanusiaannya. Dia juga mendukung program ini sehingga bisa menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

1 dari 2 Halaman

Merdeka.com

"Mobil ambulans program JSPS ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu, mulai dari penjemputan hingga mengantarkan kembali pasien dan semua digratiskan oleh Pemerintah Kota Bengkulu dan saya semenjak menjadi sopir ambulans sangat senang bisa membantu masyarakat sesuai visi-misi Helmi-Dedy menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat," ungkap Rully.

Menurut Rully, ambulans program JSPS dari Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakilnya Dedy Wahyudi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu saja. Program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat kabupaten-kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu.

"Program ini juga dirasakan dari 10 kabupaten dan Kota yang ada di provinsi Bengkulu. Semuanya sangat berterima kasih kepada Pak Helmi," jelasnya.

2 dari 2 Halaman

Merdeka.com

Rully mengaku, sejak Januari 2020 yang lalu memiliki tanggung jawab satu ambulans. Ambulans tersebut khusus untuk Kecamatan Sungai Serut, akan tetapi dia sudah pernah mengantarkan pasien hingga keluar Provinsi Bengkulu.

"Saya sudah mengantarkan pasien bukan hanya di 10 kabupaten plus Kota Bengkulu saja, saya juga mengantar pasien hingga ke rumah sakit di Kota Padang, Jambi dan Kota lainnya dan semuanya gratis," pungkasnya.

BERI KOMENTAR