HOME » BERITA » CERITA TENTANG TAKSI UNGU MISTERIUS DI SEMARANG YANG TAK BERJEJAK

Cerita Tentang Taksi Ungu Misterius di Semarang yang Tak Berjejak

Hingga ada sebuah taksi berwarna ungu yang menghampirinya. Tak ada pilihan, Tomi pun masuk ke dalam taksi dan meminta sopir taksi mengantarnya menuju Masjid Agung Jawa Tengah.

Kamis, 05 April 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustrasi by wikipedia

OTOSIA.COM - Taksi konvensional tetap menjadi alternatif transportasi umum. Seperti yang dirasakan seorang traveller, Tommy.

Sebagai seorang traveller dia pun harus bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Di saat kepepet dan berkejaran dengan waktu, maka transportasi publik yang terdekat pun ia gunakan.

Seperti ceritanya saat travelling ke Semarang. Berawal dari ketinggalan Kereta Api, naik bus yang berdesakan karena musim mudik Idul Adha, hingga ia menjadi satu-satunya penumpang saat tiba di Semarang.

Capek jelas dirasakan Tomi yang berdiri di dalam bus mulai Surabaya hingga Demak. Kepada Otosia.com, dia bercerita diturunkan di di jalan Kaligawe Raya, tepatnya di depan RSI Sultan Agung.

Pukul 3 pagi, dan tak ada transportasi online yang bisa ia pesan. Lima menit ia pasrah dengan kondisi menjelang shubuh itu.

Hingga ada sebuah taksi berwarna ungu yang menghampirinya. Tak ada pilihan, Tomi pun masuk ke dalam taksi dan meminta sopir taksi mengantarnya menuju Masjid Agung Jawa Tengah.

Untuk memastikan dia masih pada jalur yang benar dan jebakan argo, sengaja ia mengaktifkan GPS. Ternyata taksi mengambil jalur terdekat untuk menuju Masjid Agung.

Perjalanan menuju Masjid Agung diakuinya sangat sunyi, baik di dalam taksi ataupun jalan yang mereka lewati. Hingga tiba di terowongan setelah lingkar tol Tanjungmas-Srondol menuju jalan Majapahit, sopir taksi mulai mengajaknya bicara.

"Katanya di sini sering terlihat penampakan," ujar sopir taksi.

"Oya?" jawab Tomi sekenanya.

"Konon ada seorag gadis yang dibunuh di sekitar terowongan ini. Arwahnya tak tenang, sehingga kerap menghantui setiap pengendara yang lewat di sini. Paling sering jam segini," cerita sopir.

Saat bercerita ini, si sopir tak sedikit pun melihat ke arah Tomi. Argo pun ternyata tak dinyalakan. Dengan kondisi yang gelap itu, Tomi tak bisa melihat wajah si sopir.

Sopir bersuara parau itu memang kaku sejak Tomi masuk ke taksi. Bahkan tak menyapa atau menjawab permintaan Tomi saat minta diantar ke tempat tujuan.

Tomi yang juga blogger ini akhirnya selamat sampai tujuan di Masjid Agung. Puas berjalan-jalan di Semarang, dia menuliskan cerita solo travellernya ini di blog pribadinya.

Saat mengingat detail aktivitasnya, ia teringat akan taksi ungu yang mengantarkannya. Ia berencana memasukkan nama taksi tersebut. Namun saat mencoba googling, hasilnya nihil. Tomi berusaha untuk menanyakan taksi ungu itu ke teman-temannya. Tak ada satupun temannya yang membenarkan adanya taksi berwarna ungu di Semarang.

"Katanya yang ada warna biru, hitam, oranye," ungkap tomi kepada otosia.com. Lantas, taksi darimanakan taksi ungu itu? Hingga kini masih menjadi misterinya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR