HOME » BERITA » CHERY KEMBALI 'BERADU NASIB' DI INDONESIA, BOYONG SUV TIGGO TAHUN DEPAN

Chery Kembali 'Beradu Nasib' di Indonesia, Boyong SUV Tiggo Tahun Depan

Chery dikabarkan akan kembali berjualan di Tanah Air. Mereka akan hadir di akhir tahun nanti dan akan meluncurkan produknya di tahun 2022.

Jum'at, 17 September 2021 16:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Chery Kembali 'Beradu Nasib' di Indonesia, Boyong SUV Tiggo Tahun Depan
Chery Tiggo 7 Pro (Chery)

OTOSIA.COM - Sempat hadir di Indonesia tahun 2006 silam, nama Chery kemudian menghilang sejalan makin terpuruknya penjualan mereka. Produsen mobil asal China tersebut sudah tidak terdaftar pada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sejak tahun 2016.

Terakhir Chery memperkenalkan MPV Chery Eastar 2.0L, SUV Chery Tiggo 1.6L, dan kendaraan niaga Cherry TransCab 1.100cc pada tahun 2012 silam.

1 dari 6 Halaman

Chery kembali ke Indonesia

Chery Tiggo 7 Pro (Chery)

Namun kini diam-diam Chery sudah ancang-ancang kembali ke Indonesia dan berharap mengikuti jejak kesuksesan Wuling. Kabarnya Chery akan merilis model barunya di Indonesia tahun 2022 setelah tahun ini lebih dulu mematangkan persiapan mereka.

"Akhir tahun 2021 kami akan mengatur factory dan kantor," tulis @cherymotorsindonesia pada postingan Instagram Kamis (12/8/2021). "Product-nya akan launch di tahun 2022," tambah akun itu.

2 dari 6 Halaman

Chery  berencana memproduksi mobil secara lokal atau completely knocked down (CKD) dan  menyiapkan jumlah showroom dan tempat servis yang memadai.

"Kami berencana untuk memproduksi di Indonesia. Kami akan mendirikan 200 showroom 3S dan lebih dari service center untuk mencakup Indonesia," tulis akun @cherymotorsindonesia saat menjawab komentar dari pengguna internet, seperti dukutip dari Liputan6.com, Jumat (13/8/2021). 

3 dari 6 Halaman

Chery Tiggo sebagai mobil pertama

Chery Tiggo 8 Pro (Chery)

Untuk mobil yang akan dijual di Indonesia, Chery  mengadang-gadang mendatangkan SUV Tiggo terbaru. Hal ini terlihat melalui banyaknya postingan mobil itu pada akun resmi Instagram @cherymotorsindonesia.

Chery Tiggo sendiri punya beberapa model seperti 3, 3x, 5, 5x, 7, 7 pro, 8 serta 8 plus. Dua model terakhir dengan varian ?pro? diduga kuat akan dirilis di Indonesia pada tahun 2022. Sebagai catatan Tiggo 7 pro adalah 5 seater, sedangkan Tiggo 8 pro adalah 7 seater.

4 dari 6 Halaman

Akun Instagram Chery Indonesia tidak hanya menyebarkan gambar SUV Tiggo 8, tetapi juga menginformasikan spesifikasi dan beberapa fitur unggulan.

Jika mengacu pada kumpulan foto dari akun @cherymotorsindonesia, kedua mobil itu terlihat modern, lantaran Tiggo 7 pro dan 8 pro baru tahun lalu diluncurkan di negeri asalnya.

Kendati belum dipasarkan di Indonesia, SUV Tiggo 8 sudah hadir lebih dulu mendarat di  beberapa negara Asia Tenggara, seperti Filipina.

5 dari 6 Halaman

Spesifikasi Chery Tiggo 7 pro dan 8 pro

Interior Chery Tiggo 8 Pro (Chery)

Beberapa fitur unggulan dari Tiggo 7 dan 8 plus tidak terbatas pada tampangnya yang sleek. Chery menyematkan panoramic sunroof, desain interior modern, pengaturan AC menggunakan layar, wireless charging, speedometer digital dan masih banyak lagi.

Sedangkan  untuk perangkat keselamatan, kedua mobil itu sudah dilengkapi berbagai teknologi, di antaranya Forward Collision Warning (FCW), Adaptive Cruise Control (ACC), Traffic Sign Recognition (TSR), Traffic Jam Assist (TJA), serta Lane Keep Assist (LKA).

 

6 dari 6 Halaman

Sektor dapur pacu kedua mobil berbeda. Chery Tiggo 7 pro mempunyai pilihan mesin 1.500cc turbo dengan tenaga 147 hp atau 1.600cc turbo yang menghasilkan output 197hp. Sementara Tiggo 8 pro dibekali jantung pacu 1.600cc turbo dengan semburan tenaga 186 hp dan torsi 275 Nm. Mobil ini nantinya juga tersedia dengan pilihan mesin 2.000cc turbo.

Untuk harga, Chery Tiggo 7 pro dibanderol ?1.198.000 atau Rp 341 juta (dengan kurs ?1 = Rp 285,12) untuk warna single tone dan ?1.223.000 atau Rp 348 juta untuk warna two tone di Filipina.

Di sisi lain, Chery Tiggo 8 pro termahal di Cina dipatok harga 159.900 yuan atau Rp 353 juta (dengan kurs 1 yuan = Rp 2.213,85) di Cina.

BERI KOMENTAR