HOME » BERITA » CICIL MOBIL LELANGAN BUAT MUDIK, WASPADA BISA GAGAL

Cicil Mobil Lelangan Buat Mudik, Waspada Bisa Gagal

Membeli mobil di pelelangan bisa menjadi salah satu alternatif mencari armada mudik. Tak hanya murah, mobil lelangan pun bisa dibayar dengan cara mengangsur atau dicicil.

Rabu, 04 April 2018 10:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : Lelang mobil / sapaa.co.za

OTOSIA.COM - Membeli mobil di pelelangan bisa menjadi salah satu alternatif mencari armada mudik. Tak hanya murah, mobil lelangan pun bisa dibayar dengan cara mengangsur atau dicicil.

Namun perlu diperhatikan, pengajuan cicilan mobil di pelelangan tidak bisa dilakukan secara langsung. Hal ini disampaikan oleh Daddy Doxa Manurung, Chief Operation Officer Balai Lelang Ibid.

"Yang biasa terjadi, saya (pembeli) cuma punya uang Rp 50 juta, saya mau beli mobil Rp 150 juta," kata dia.

Sebenarnya urusan cicilan bukan tidak bisa. Ibid sebagai contoh bekerja sama dengan pihak lembaga pembiayaan untuk memudahkan proses semacam itu.

Namun, bagaimanapun yang namanya pengajuan kredit butuh proses. Hal inilah yang membuat tidak berarti menang lelang lalu hari itu juga bisa mengajukan cicilan.

"(Kami mau arahkan) supaya dari awal mereka daftar, sebagai calon debitor. Karena (pengajuan cicilan atau kredit) butuh diverifikasi, bisa punya limit berapa, bisa DP sekian," kata dia.

Dengan begitu, urutan pertama yang mesti dilakukan untuk memperoleh mobil lelangan dengan cara mencicil adalah mengajukan diri sebagai pemohon kredit.

Nanti, pihak lembaga pembiayaan atau leasing akan menakar kemampuan cicilan si pemohon kredit.

Jika angka kredit sudah ditentukan, baru setelah itu calon pembeli mendaftarkan diri di pelelangan, yang kalau di Ibid membeli nomor peserta lelang (NPL) untuk bisa ikut lelang mobil.

Kalau sudah begini, menang lelang, peserta pun bisa langsung dapat surat mobil.

"Jadi jika sudah jadi calon debitor (lalu punya NPL) baru setelah dapat, langsung bisa keluar BPKB," kata dia.

(kpl/why/crn)

BERI KOMENTAR