HOME » BERITA » COBA-COBA OFFROAD BUAT PEMULA, JANGAN SALAH PILIH BAN

Coba-Coba Offroad Buat Pemula, Jangan Salah Pilih Ban

Ada hal yang wajib diingat dan diperhatikan oleh pemula sebelum menaklukkan lintasan offroad yang akan dilewati, yakni pemilihan ban.

Jum'at, 14 Februari 2020 21:15 Editor : Ahmad Muzaki
Coba-Coba Offroad Buat Pemula, Jangan Salah Pilih Ban
Mobil offroad (fixabay.com)

OTOSIA.COM - Menjajal medan menantang bisa menjadi obat buat mereka ingin melepas penat. Selain untuk memacu adrenalin, melakukan aktivitas offroad juga menjadi bagian kesenangan sekaligus travelling.

Untuk bisa melibas lintasan offroad, semua mobil standar berpenggerak 4x4 menjadi modal bagi mereka yang berniat untuk mulai memacu adrenalin dari kegiatan ini. Ini pula yang harus diperhatikan oleh pemula atau mau coba-coba. Dan perlu diingat, hobi ini tidak murah.

Selain itu, ada hal lain yang juga wajib diingat dan diperhatikan oleh pemula sebelum menaklukkan lintasan offroad yang akan dilewati, yakni pemilihan ban.

"Yang sudah pasti offroad pemula, ya beli ban offroad. Banyak ban dalam negeri yang sudah bagus kok. Pada saat kita mau offroad, kita mau offroad kayak apa, medium apa ekstrem. Ini kenapa? Karena bergantung pada mobil dan besarnya ban. Kalau offroadnya kadang-kadang saja, ya ukuran ban 31 sudah oke," buka Syamsir Alam, offroader senior.

1 dari 3 Halaman

Ban offroad yang bagus sangat mumpuni ketika diajak menanjak atau melewati tanah becek. ?Ban yang gripnya bagus kalau naik tanjakan, kita urut aja naik. Tapi kalau bannya enggak ngegrip, kalau kita ngegas hanya muter di tempat. Makin tinggi rpm-nya makin riskan terhadap spare part dari pada ban yang bagus. Kenapa? Karena dia dihajar untuk naik, kalau ban yang bagus merem mata saja dia sudah naik,? ujarnya

Jika ingin menaklukan tantangan ekstrem, Syamsir Alam menyarankan untuk menggunakan ukuran roda lebih besar, semisal pakai ban 33 atau 35 inci. ?Nah kalau mau main offroad ekstrem sekali, itu pakai ukuran 37. Ban ukuran 37 bukan untuk pemula, terlalu besar-lah bannya,? tukasnya.

Syamsir Alam mewanti-wanti pemula untuk tidak memaksakan pakai ban gede melebihi ukuran yang direkomendasikan karena terkait dengan final gear. Salah-salah mobil malah ngeden dan tidak kuat nanjak.

?Ganti ban jangan lewat dari 10 persen dari besarnya ban aslinya. Kalau bannya 30, jangan lewat dari ban 33. Kalau lebih dari itu harus ganti final gear atau pakai ban 33 atau 35. Tapi kalau pakai ban 35 wajib ganti atau pakai final gear. Jadi untuk pemula kalau mau pakai ban 35, final gear ganti dulu,? imbuhnya.

2 dari 3 Halaman

Pergantian ban juga musti memahami soal kemampuan mesin dan torsi. ? Ini supaya range torsi bisa dapet, seperti di 2000-an rpm. Kalau nggak dia bisa balik lagi ke bawah. Jadi kalau gigi 1, misalnya pakai ban seharusnya 30 standar, dipakai ukuran 35, gigi 1 di ban 35 kayak orang jalan pakai gigi 2 atau 3, mati-mati dia,? tukasnya.

Pemilihan ban juga harus disesuaikan dengan kendaraan yang digunakan. Karena ukuran mobil dan kapasitas mesin akan memberikan pengaruh yang besar. Misalnya jika memakai Suzuki Jimny bermesin 1.500cc disarankan cukup pakai ban offroad ukuran 33 inci Apalagi jika memiliki budget terbatas. Dan perlu diingat, hobi ini tidak murah.

?Jadi kalau memang mau offoard pakai ban ekstrem, cari sesuai dengan kendaraan Anda. Kalau ownernya tidak cukup (finansial) jangan pakai ban 35. Ya pakai ban 33, kayak Suzuki Jimny yang 1500cc. Tapi kalau Jeep Cherokee atau Toyota (Landcruiser) sudah harus pakai ban 35 tapi final gear harus ganti,? bebernya.

3 dari 3 Halaman

Banyak terjadi pemilihan ban benar, namun tidak melakukan perubahan final gear. ?Banyak kesalahan bukan pada pemilihan ban, tapi final gear tidak diganti, ditambah ban kegedean. Torsi mesin tidak dapat, ngeden terus mobil, habis kopling, as bisa patah,? tambahnya.

Menurut Syamsir Alam, meski hobi offroad tidak dapat dikatakan murah, ukuran biaya yang dikeluarkan tetaplah relatif. Hal ini sangat bergantung kebutuhan, sekadar senang-senang atau untuk kompetisi. Sudah pasti jika ingin terjun di kompetisi, kocek yang dikeluarkan bisa membumbung alias mahal.

Karena itu jika hanya sekadar coba-coba disarankan ketika membeli aksesoris offroad disesuaikan isi kantong. Jangan membeli aksesoris dengan harga selangit saat awal menekuni hobi offroad.

?Ini tergantung orangnya. Ditanya dulu, orangnya sukanya mobil kecil apa besar? Kadang-kadang pemula maunya enggak mobil kecil, maunya mobil besar. Jadi pemula itu bukan hanya melihat finansial juga tapi juga dari orangnya, maunya apa? Misal enggak punya pilihan, ya sudah pakai yang kecil dulu. Tambah besar mobilnya, spare partnya dan modifikasinya pasti lebih mahal. Jadi jika finansialnya sedang, pakai mobil yang biasa-biasa saja dulu,? tutupnya.

BERI KOMENTAR