HOME » BERITA » COBA KELUAR JAKARTA PAKAI TRAVEL GELAP, 1.113 PEMUDIK KENA RAZIA POLISI

Coba Keluar Jakarta Pakai Travel Gelap, 1.113 Pemudik Kena Razia Polisi

Sebanyak 1.113 pemudik dan 202 kendaraan berhasil diamankan polisi

Senin, 11 Mei 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Coba Keluar Jakarta Pakai Travel Gelap, 1.113 Pemudik Kena Razia Polisi
pos pengawasan larangan mudik. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

OTOSIA.COM - Masih aja ada warga yang membandel mudik di tengah larangan yang diberlakukan. Bahkan tercatat ada 1.113 pemudik yang mencoba keluar dari Jakarta dengan menyewa angkutan travel.

Melansir Merdeka.com, ribuan penumpang itu terjaring dalam operasi khusus penertiban kendaraan tanpa mengantongi izin trayek atau travel gelap yang mengangkut penumpang untuk mudik selama periode 8 Mei 2020 hingga 10 Mei 2020.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara hunting system, dan kita bisa tangkap mereka, amankan mereka baik di tol, di arteri, maupun di jalur tikus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat Konferensi Pers, Senin (11/5).

1 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Yusri katakan jika ribuan pemudik bandel tadi diminta putar balik ke daerah asal setelah ketahuan sewa travel gelap. Sebanyak 202 kendaraan travel yang coba melanggar aturan larangan mudik.

Beragam jenis kendaraan dipakai, dengan rincian 11 unit bus, 112 minibus, 78 kendaraan pribadi, dan satu truk yang diubah agar bisa angkut penumpang.

"Penumpang hendak pulang ke berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tujuannya seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, Tuban, Situbondo, Surabaya, Jogja, Malang, Cirebon hampir semua kota ada," ujar dia.

2 dari 2 Halaman

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo menerangkan para pemilik travel dijerat Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sementara pemilik truk yang menyulap kendaraan untuk mengangkut penumpang dikenakan Pasal 303.

"Untuk sementara, kendaraan tersebut kami sita mengikuti sistem persidangan tilang," ujar dia.

BERI KOMENTAR