HOME » BERITA » COVID-19 BIKIN KOCAR-KACIR INDUSTRI OTOMOTIF EROPA

COVID-19 Bikin Kocar-Kacir Industri Otomotif Eropa

Tak hanya kesehatan manusia, sebaran Virus Corona yang belum terbendung juga membuat industri otomotif kalang kabut.

Rabu, 18 Maret 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
COVID-19 Bikin Kocar-Kacir Industri Otomotif Eropa
Pabrik Ducati Italia (Visordown)

OTOSIA.COM - Efek virus Corona juga berimbas pada 'kesehatan' industri otomotif. Beberapa di antaranya dirasakan oleh para produsen yang berbasis di Eropa. Baik produsen mobil dan sepeda motor yang berada di Eropa pun harus menghentikan produksinya.

Melansir MCN, KTM harus menutup sementara pabriknya yang berada di Mattighofen, Austria. Fasilitas perakitan tersebut, merupakan yang terbesar di Eropa karena membawahi banyak merek KTM Group.

Penutupan sementara pabrik KTM di Benua Biru ini, dilakukan selama dua minggu tepatnya mulai 30 Maret hingga 10 April 2020. Hal tersebut, sesuai dengan anjuran untuk mengantisipasi penyebaran Corona yang semakin meluas. Selain itu, penutupan pabrik ini juga karena terganggunya suplai komponen dari Italia.

1 dari 2 Halaman

Selain KTM, jenama roda dua Eropa lainnya, yaitu Ducati yang harus menghentikan produksi motornya di pabrik Borgo Panigale. Namun, produksi akan kembali dilanjutkan beberapa pekan kemudian.

Tidak hanya dua pabrikan motor asal Eropa, Yamaha juga harus menghentikan produksi pabriknya yang berada di Italia dan Perancis.

Mengutip siaran pers resmi dari Yamaha Eropa, pabrikan berlambang garpu tala ini harus menghentikan produksi di pabrik mesin Motori Minarelli di Calderara di Reno, Italia dan pabrik perakitan MBK Industrie di Saint-Quentin, Perancis.

Kedua fasilitas ditutup hingga 22 Maret, setelah itu situasinya akan ditinjau setiap pekan.

2 dari 2 Halaman

(Yamaha Europe)

Keputusan untuk sementara menutup kedua fasilitas itu dibuat untuk kesejahteraan dan ketenangan tenaga kerja di Italia dan Prancis, kedua negara di mana social distance merupakan keutamaan strategi pemerintah memerangi penyebaran Covid-19.

Yamaha Motor Eropa bekerja mengikuti arahan pihak berwenang di Italia dan Prancis untuk memastikan bahwa karyawan di kedua fasilitas tidak dirugikan secara finansial sebagai akibat dari penutupan sementara.

"Kesehatan karyawan dan tanggung jawab sosial adalah prioritas kami pada tahap ini, itulah sebabnya kami mengambil keputusan untuk menangguhkan produksi di kedua fasilitas ini dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung," jelas Eric de Seynes, President, Chief Executive Officer Yamaha Motor Europe.

"Kami juga sangat menghargai keterampilan dan komitmen tenaga kerja yang telah menunjukkan kesetiaan yang luar biasa kepada Yamaha, tetapi sekarang menghadapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di luar tempat kerja. Untuk ketenangan pikiran mereka, kami bekerja untuk memastikan bahwa tidak ada karyawan yang akan kehilangan secara finansial antara sekarang dan kembali ke situasi yang stabil baik di Italia dan Prancis," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR